Soal Situasi Papua, Menlu Briefing Seluruh Diplomat

Kamis, 05 September 2019 - 19:24 WIB
Soal Situasi Papua,...
Soal Situasi Papua, Menlu Briefing Seluruh Diplomat
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menilai konflik Papua dan Papua Barat merupakan persoalan yang cukup serius karena menyangkut keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk itu, Menlu telah melakukan pertemuan atau briefing kepada seluruh diplomat Indonesia yang menjadi perwakilan di berbagai negara pada 1 September lalu. Briefing terkait persoalan Papua dan Papua Barat.

“Pertama, saya kira semua dari kita punya kepentingan bersama menciptakan situasi kondusif di Papua dan ketertiban umum harus segera ditegakkan,” kata Retno dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR bersama dengan Menhan, Menkominfo, Mabes TNI dan BIN di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

“Kedua, izinkan kami menekankan bahwa Papua dan Papua barat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Kalau ada hal terkait upaya pemisahan, ada call for referendum maka itu sudah merupakan red line, red line bagi kita semua,” tutur Retno di hadapan anggota Komisi I DPR.

Retno juga menggarisbawahi bahwa merupakan tugas dari para diplomat untuk menjelaskan mengenai situasi di dalam negeri termasuk situasi yang baru-baru ini terjadi di Papua. Karena itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melakukan briefing pada para diplomat asing di Jakarta pada 1 September 2019.

“Tugas para diplomat adalah memagari kedaulatan negara Republik Indonesia. Pemagaran NKRI adalah salah satu prioritas politik luar negeri yang saya kira kita punya pemahaman yang sama, para diplomat Indonesia punya pemahaman yang sama bahwa kita tidak akan mundur satu senti meter pun untuk pemagaran kita terhadap NKRI,” ujarnya.

Dia meyakini perjuangan pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI ini akan didukung okeh seluruh rakyat Indonesia. “Saya yakin perjuangan ini akan didukung oleh semua rakyat Indonesia,” ucap Retno.

“Mengenai strategi yang telah dan akan kita lakukan dalam konteks internasional, kita akab sampaikan secara tertutup,” sambungnya.
(dam)
Berita Terkait
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Elemen Masyarakat Papua...
Elemen Masyarakat Papua Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian Papua
Kepala Suku Adat La...
Kepala Suku Adat La Pago Provinsi: Mari Jaga Kedamaian Papua
Dialog Damai dan Bermartabat...
Dialog Damai dan Bermartabat Kunci Atasi Persoalan di Papua
Begini Penuturan Panglima...
Begini Penuturan Panglima Perang Adat terkait Kondisi Ilaga
Pasukan TNI-Polri Pukul...
Pasukan TNI-Polri Pukul Mundur Massa yang Bentrok di Jayawijaya
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Market Value Ian Maatsen...
Market Value Ian Maatsen Kalahkan Seluruh Skuad Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved