Lahan Seluas 150 Hektare Terbakar di Kolaka Timur

Minggu, 01 September 2019 - 07:28 WIB
Lahan Seluas 150 Hektare...
Lahan Seluas 150 Hektare Terbakar di Kolaka Timur
A A A
JAKARTA - Lahan seluas sekitar 150 hektare di tiga desa dan dua kecamatan di Kolaka Timur terbakar pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019.

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur telah menetapkan status siaga darurat sampai 11 September 2019 di lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) tersebut.

”Menurut BPBD Kolaka Timur, kebakaran lahan tersebut merupakan peristiwa yang berulang setiap tahunnya dan terjadi pada musim kemarau,” katanya.

Berdasarkan koordinasi antara BPBD Kolaka Timur dan BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara, kata dia, dukungan pemadaman udara menggunakan helikopter water boombing belum diperlukan mengingat wilayah yang terbakar merupakan rawa basah dan diperkirakan cepat padam. Oleh sebab itu, masa siaga darurat juga diputuskan berada dalam waktu yang singkat hanya sekitar 11 hari.

Dia menyebutkan, upaya pemadaman sudah dilakukan melalui darat menuju titik api oleh tim gabungan yang terdiri atas Tim BPBD Kolaka Timur, TNI, Polri, Manggala Agni, Instansi terkait yang di bantu oleh masyarakat. Selain itu, tim pemadaman karhutla juga mendapatkan bantuan berupa pompa air dari dua badan usaha yang bergerak di bidang perkebunan sawit yakni PT. Antam Pomalaa dan PT Sari.

”Beberapa hal yang masih menjadi hambatan tim di lapangan dalam proses pemadaman adalah terbatasnya jumlah pompa berikut selangnya yang kurang panjang sehingga tidak mampu menjangkau titik api lebih jauh lagi,” katanya.

Kendati demikian, BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara telah memobilisasi kekurangan alat pompa pada Minggu (1/9) dini hari. Selain kurangnya jumlah unit pompa air dan terbatasnya panjang selang, tim juga memerlukan dukungan dana operasional pada tiap posko.
(cip)
Berita Terkait
Penegakan Hukum Efektif,...
Penegakan Hukum Efektif, Kasus Karhutla Menurun Drastis
Karhutla dan Banjir...
Karhutla dan Banjir di Musim Kemarau, BNPB: Fenomena Global
Strategi BNPB Cegah...
Strategi BNPB Cegah Karhutla Tahun 2023
Jelang Musim Kemarau,...
Jelang Musim Kemarau, BNPB Pantau Enam Provinsi Prioritas yang Rentan Karhutla
6 Provinsi Rawan Karhutla,...
6 Provinsi Rawan Karhutla, BNPB Siapkan Tiga Skenario Penanganan
BNPB: Terjadi 46 Kali...
BNPB: Terjadi 46 Kali Bencana Selama Seminggu, 98% Hidrometeorologi Basah
Berita Terkini
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Polda Metro Tepis Selundupkan...
Polda Metro Tepis Selundupkan Pasal 32 UU ITE untuk Jerat Roy Suryo
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved