Ma'ruf Amin Minta Dukungan NU Jabar Wujudkan Indonesia Maju

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 07:18 WIB
Maruf Amin Minta Dukungan...
Ma'ruf Amin Minta Dukungan NU Jabar Wujudkan Indonesia Maju
A A A
BANDUNG - Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, KH Ma'ruf Amin meminta dukungan seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Barat untuk mewujudkan Indonesia Maju yang menjadi misi Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) lima tahun ke depan.

Permintaan tersebut disampaikan Ma'ruf saat menghadiri Tasyakuran Kebangsaan yang diselenggarakan Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jabar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (30/8/2019).

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf mengakui, Indonesia memiliki tantangan besar, baik tantangan nasional maupun global. Meski begitu, dia meyakini, dengan doa dan kerja keras, berbagai tantangan tersebut dapat terselesaikan dengan baik.

"Tentu tidak mudah, tapi dengan doa dan usaha yang keras, kita harapkan lima tahun ke depan memberikan pengaruh untuk menghilangkan konflik ideologis, kesukuan, hingga fanatisme yang berlebihan. Sehingga, kita bisa menyelesaikan hal itu," papar Ma'ruf.

Ma'ruf melajutkan, dirinya bersama Presiden Jokowi juga bertekad membuat landasan yang kuat dalam lima tahun ke depan. Sehingga, pada 2024 mendatang, Indonesia mampu menjadi negara maju dan mengungguli negara-negara lain di dunia.

Ma'ruf menilai, sebagai salah satu organisasi masyarakat terbesar di Indonesia, NU memiliki peran yang strategis, salah satunya dalam pemberdayaan ekonomi keumatan.

"Umat ini kan masih banyak yang lemah. NU harus mengambil peran itu karena tidak mungkin (semuanya) dilakukan oleh pemerintah. NU punya potensi menggerakan ekonomi kerakyatan," tegas Ma'ruf.

Tidak hanya itu, Ma'ruf pun berharap, NU dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya memajukan pembangunan. Terlebih, kata Ma'ruf, warga NU banyak berdomisili di desa-desa.

"Seperti (program) Satu Produk Satu Desa, akan cepat sekali dengan gerakan kultural dan bisa menjadi tulang punggung (perekonomian)," tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga turut hadir dalam Tasyakuran Kebangsaan mengatakan, Pemprov Jabar telah mengembangkan ekonomi keumatan lewat berbagai program, seperti One Pesantren One Produk hingga Kredit Mesra berbasis rumah ibadah.

Gubernur yang akrab disapa Emil itu pun berharap, pengembangan ekonomi keumatan ini mampu menekan ketimpangan ekonomi di Jabar, sehingga masyarakat Jabar bisa hidup lebih sejahtera.

"Ekonomi Indonesia itu memang ekonomi Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Semua pihak mendapatkan akses sesuai proporsinya, salah satunya masalah ekonomi keumatan," tandasnya.
(pur)
Berita Terkait
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved