Papua Juga Merah Putih, Butuh Pendekatan Humanistis

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 15:04 WIB
Papua Juga Merah Putih,...
Papua Juga Merah Putih, Butuh Pendekatan Humanistis
A A A
JAKARTA - Mardani Ali Sera mengharapkan, penanganan krisis di Papua dan Papua Barat dengan pendekatan kemanusiaan, cinta dan kasih sayang. Dia mengatakan, Papua adalah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Penanganan krisis di Papua dan Papua Barat harus melalui pendekatan kemanusiaan, cinta dan kasih sayang karena Papua adalah merah putih," kata Mardani, Jumat (30/8/2019).

Lebih lanjut pimpinan Komisi II DPR itu mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera membentuk satuan tugas (Satgas) khusus krisis Papua. "Saya mendesak Pemerintah membentuk Satgas khusus yang dipimpin langsung oleh Bapak Wakil Presiden," ujar Mardani.

Selanjutnya, Mardani mengatakan, satgas harus segera melakukan pendekatan kemanusiaan dalam upaya diplomasi mencari titik temu penyelesaian krisis.

"Krisis di Papua yang terjadi sekarang adalah titik kulminasi (puncak) dari masalah sosial, ekonomi dan krisis kepecayaan diri yang dirasakan warga Papua selama ini,” ujarnya.

Oleh karena itu menurutnya, perlu upaya pendekatan kemanusiaan menangani krisis ini. "Selama ini pendekatan pemerintah menangani krisis di Papua masih lebih menggunakan pendekatan keamanan ketimbang kemanusiaan, cinta dan kasih sayang," tutur Mardani.

Dia berharap, Satgas Krisis Papua bisa melakukan dialog langsung kepada aktor-aktor yang menyulut krisis ini melalui pendekatan humanistik.

"Pak JK punya pengalaman menyelesaikan masalah konflik di Aceh dan Ambon. Saya yakin berdasarkan pengalaman beliau itu, bisa memimpin Satgas menyelesaikan masalah di Papua sesegera mungkin," ujar Mardani.

Selain itu Mardani mengatakan, perlunya solusi pemekaran daerah sebagai upaya mendasar pemerataan pembangunan masalah ekonomi-sosial di Papua.

"Saya mengusulkan pemekaran provinsi Papua menjadi 7 provinsi bagian dengan memberikan pelayanan sepenuh hati kepada Papua agar terus bangkit," kata Mardani.

Anggota DPR asal Dapil Jakarta Timur mengutip logan Martin Luther Jr. "Returning violence for violence multiplies violence, adding deeper darkness to a night already devoid of stars... Hate cannot drive out hate: only love can do that," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Polri Ajak Mahasiswa...
Polri Ajak Mahasiswa dan Pemuda Bantu Selesaikan Masalah Papua
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Menanti Jaminan Keamanan...
Menanti Jaminan Keamanan di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved