Beri Klarifikasi ke MUI, Ustaz Abdul Somad: Saya Jelaskan Soal Akidah

Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:46 WIB
Beri Klarifikasi ke...
Beri Klarifikasi ke MUI, Ustaz Abdul Somad: Saya Jelaskan Soal Akidah
A A A
JAKARTA - Ustaz Abdul Somad datang ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Rabu (21/8/2019). Kedatangannya memenuhi undangan MUI yang meminta klarifikasi soal video ceramahnya yang dianggap menista simbol agama lain.

Ustaz Abdul Somad atau UAS menjelaskan sebagai anggota Komisi Fatwa MUI Riau, dirinya bersilahturahmi dengan pengurus ke kantor MUI Pusat. "Kehadiran saya adalah kehadiran tidak lah dapat disebut bawahan ke atasan karena kami bukan karyawan perusahaan, tapi silahturahim antara ustaz-ustaz di daerah dengan alim ulama di pusat, alhamdulillah silahturahim kali ini berjalan dengan baik," tutur UAS di kantor Majelis Ulama Indinesia, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Mengenai video ceramahnya di salah satu masjid di Pekanbaru Riau yang viral, UAS mengajak masyarakat untuk tidak termakan isu media sosial dan jangan dijadikan hiruk pikuk di tengah masyarakat.

"Ceramah saya yang diviralkan itu adalah menjawab pertanyaan, bukan tema kajian, bukan inti permasalahan. Karena saya punya kajian di Masjid Agung An-nur Pekanbaru Riau setiap Sabtu subuh, satu jam materi, setelah itu tanya jawab, ketika itulah ada masyarakat yang bertanya lalu saya menjawab maka video itu adalah menjawab pertanyaan," ungkapnya.

UAS menegaskan ceramah itu disampaikan di lingkungan umat Islam. Bukan di acara stasiun televisi lokal maupun di tempat terbuka seperti stadion sepak bola.

"Itu di sampaikan di tengah komunitas masyarakat muslim di dalam masjid di tempat tertutup, di tengah umat Islam dalam kajian khusus Sabtu subuh," katanya. (Baca juga: Demo Terkait Ustaz Abdul Somad di Maumere Ricuh )

Terlepas tuduhan yang dilayangkan kepada dirinya, UAS menjelaskan saat itu sedang menjelaskan hal paling mendasar bagi umat Islam, yakni perkara akidah atau keyakinan.

"Saya sedang menjelaskan akidah keyakinan seorang muslim, bagaimana dalam Islam diajarkan inmal malaikata sesungguhnya malaikat la tadkhulul buyut tidak masuk ke dalam rumah fiha tamasil, kalau di dalam rumah itu ada patung," tuturnya.

UAS mengatakan, ceramah tersebut sudah lama sekali. Tiga tahun lalu. Kemudian sejak keliling tablig akbar sudah tidak lagi memberikan kajian rutin subuh.

"Mengapa malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah yang ada patung? karena di antara tempat tempat tinggal jin adalah patung. oleh sebab itu penjelasan itu saya jelaskan untuk menjaga akidah umat Islam, saya tidak sedang kapasitas perbandingan agama, atau berdebat, atau berdialog, tapi menjelaskan aqidah umat Islam," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Dubes RI di Singapura:...
Dubes RI di Singapura: Ustaz Abdul Somad Tak Dapat Persetujuan Masuk
Selamat, UAS Dikaruniai...
Selamat, UAS Dikaruniai Anak Laki-laki dari Fatimah Zahra
Ustaz Abdul Somad Gelar...
Ustaz Abdul Somad Gelar Pesta Pernikahan Hari Ini, Tamu Undangan Dibatasi
Ustaz Abdul Somad Dianugerahi...
Ustaz Abdul Somad Dianugerahi Bayi Laki-laki, Sejumlah Selebritas Beri Selamat
Ustaz Abdul Somad Dideportasi...
Ustaz Abdul Somad Dideportasi Singapura, Pengamat: Itu Wilayah Yuridiksi Mereka
Ustaz Abdul Somad pun...
Ustaz Abdul Somad pun Mengaku Bisa Menjadi Seorang Kafir
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved