Undangan GKR Hemas Ditarik, Kaukus Perempuan Parlemen Protes

Minggu, 18 Agustus 2019 - 20:23 WIB
Undangan GKR Hemas Ditarik,...
Undangan GKR Hemas Ditarik, Kaukus Perempuan Parlemen Protes
A A A
JAKARTA - Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia dan Kaukus Perempuan Politik Indonesia memprotes kebijakan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang menarik undangan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menghadiri Sidang Tahunan MPR.

Hak GKR Hemas untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus lalu hilang, setelah DPD mencabut undangan istri Sri Sultan Hamengkubuwono itu.

"Secara mengejutkan dan di luar kewajaran tata kelola pemerintahan yang baik, GKR Hemas yang sudah menerima undang dan bersiap hadir secara sepihak dicabut undangan kehadirannya," kata perwakilan Kaukus, Bivtri Susanti saat konferensi pers bersama di Resto Upnormal Raden Saleh, Menteng, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Bivitri menuturkan, surat undangan sekaligus pencabutan sedianya akan dikirim Sekretaris Jenderal DPD Reydonnyzar Moenek dan Sekretaris Jendreal MPR Ma'ruf Cahyono. Namun kurang dari enam jam, surat undangan itu dibatalkan.

Pakar hukum tata negara ini menduga surat pencabutan undangan karena putusan Dewan Kehormatan DPD yang telah memberikan sanksi pemberhentian kepada Hemas.

"Padahal secara faktual sampai hari ini GKR Hemas adalah anggota DPD yang sah karena belum ada Keputusan Presiden yang menetapkan pemberhentian yang bersangkutan berdasarkan SK dimaksud," ujarnya.

Bivitri menegaskan, kasus itu tidak bisa dilihat secara sederhana karena persoalan administrasi. Tindakan yang secara mendadak mencabut undangan disebutnya merupakan ancaman serius terhadap keberadaan perempuan di ranah politik.

Dia juga meminta pejabat berwenang menegur keras Sekjen DPD dan Sekjen MPR yang telah menarik surat undangan tersebut. "Dalam banyak hal, harus diakui perempuan masih sangat rentan menjadi korban kekerasan politik," tandasnya.

Selain Bivitri, hadir memberikan solidaritas dan dukungan kepada Hemas dua perempuan parlemen, yakni Irma Suryani Chaniago dan Lena Maryana Mukti, sejumlah aktivis perempuan. Hadir pula aktivis yang juga Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti.
(dam)
Berita Terkait
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Masalah Lelang Jabatan...
Masalah Lelang Jabatan Sekjen DPD, Nono Sampono Surati Presiden
Ketua Kelompok DPD di...
Ketua Kelompok DPD di MPR M Syukur Dukung Gagasan DPD Diatur dalam UU Tersendiri
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Sah! 152 Anggota DPD...
Sah! 152 Anggota DPD RI Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved