Selama Dasar dan Tujuan Negara Tidak Berubah, JK: Konstitusi Bisa Diamendemen

Minggu, 18 Agustus 2019 - 14:38 WIB
Selama Dasar dan Tujuan...
Selama Dasar dan Tujuan Negara Tidak Berubah, JK: Konstitusi Bisa Diamendemen
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganggap, konstitusi Indonesia itu dinamis. Karenanya, tak menutup kemungkinan semua negara mengubah atau mengamendemen konstitusi yang mereka miliki, termasuk Indonesia.

"Kehidupan kita berubah karena sistem informasi yang berubah. Kita merubah sistem keuangan kita, kita merubah sistem pendidikan kita, kita merubah sistem ekonomi kita. Bisa saja kita amendemen lagi," kata JK dalam sambutan Peringatan Hari Konstitusi di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

JK menganggap, selama dasar dan tujuan negara tidak berubah, semua negara-bangsa di dunia akan mempunyai konstitusi yang hidup atau diubah sewaktu-waktu.

Menurut JK, sejumlah negara seperti Amerika Serikat bisa merubah kontitusi mereka hingga 30 kali. Termasuk India dan Thailand yang juga mengamendemen kontitusi mereka. JK menganggap, mengubah kontitusi dan strukturnya bisa dilakukan dengan menyesuaikan kondisi yang ada.

"Tapi saya katakan sekali lagi, pondasi dasar pancasila, NKRI yang terbentuk dalam sistem dan tujuan kebangsaan kita itu tidak boleh kita ubah. Karena memang di situlah dasar kita bersatu," ungkapnya.

Dengan demikian, JK menganggap, jika ada wacana amendemen terhadap UUD 1945 dianggap sah-sah saja. Bahkan, ia menganggap, amendemen bukan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan.

"Selama, saya bilang, mukadimahnya tidak berubah. Karena 4 konstitusi yang telah kita perlakukan selama 60 tahun, mukadimahnya tidak ada yang berubah," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Perubahan UU dan Aturan...
Perubahan UU dan Aturan Kementerian/Lembaga Harus Berdasarkan Kebutuhan Publik
10 Konstitusi Tertua...
10 Konstitusi Tertua di Dunia, Nomor 9 Jadi Rujukan di Berbagai Pemerintahan
Rapat Paripurna, DPR...
Rapat Paripurna, DPR Sepakat P2 APBN 2022 Lolos Jadi Undang-Undang
Dituduh Coba Ubah Konstitusi,...
Dituduh Coba Ubah Konstitusi, Presiden Marcos Jr Terancam Digulingkan
Penundaan Pemilu dan...
Penundaan Pemilu dan Kudeta Kekuasaan
Gelar Diskusi di Cirebon,...
Gelar Diskusi di Cirebon, DPD RI Ingin Amandemen UUD 45 Bersama-sama
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved