Penjelasan Kepala Daker Mekkah Terkait Kabar Mina Banjir

Selasa, 13 Agustus 2019 - 22:09 WIB
Penjelasan Kepala Daker...
Penjelasan Kepala Daker Mekkah Terkait Kabar Mina Banjir
A A A
MEKKAH - Masyarakat Indonesia dibuat khawatir dengan kabar viral di media sosial tentang kondisi Mina terkini pascahujan deras yang mengguyur Mekkah, Senin (12/8/2019) sore.

Dalam informasi yang beredar, kondisi Mina tidak kondusif dan terjadi penumpukan jamaah karena akses ke Jamarat ditutup. Informasi itu juga diperkuat dengan video, foto, dan capture-an yang menunjukkan bahwa terjadi banjir besar di Mina.

Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji (MCH), pagi hingga sore hari, cuaca di Arab Saudi cerah. Suhu udara di Mekkah tidak terlalu panas, hanya sekitar 36 derajat Celcius. Kondisi di Jamarat juga telah normal sejak Senin (12/8/2019) sore.

(Baca juga: Hujan Deras di Mina Tak Berdampak pada Jamaah Haji Indonesia)


Ribuan jamaah haji melaksanakan lempar jumrah sepanjang malam hingga pagi tadi. Tenda-tenda jamaah di maktab Indonesia yang berada di dekat terowongan Moashem juga masih berdiri kokoh. Jamaah juga beraktivitas seperti biasa.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Subhan Cholid menjelaskan, hujan yang turun, Senin (12/8/2019) sore, memang sangat deras. Hal ini menjadi setetes embun di tengah padang pasir yang sangat menyegarkan.

(Baca juga: Mekkah Diguyur Hujan Es, Aa Gym: MasyaAllah)

Diakuinya, hujan deras sempat membasahi karpet tenda jamaah karena tampias. Beberapa maktab listriknya juga dimatikan untuk menghindari korsleting listrik.

"(Waktu hujan) Jamaah memang diimbau tetap di tenda karena di luar kan hujan. Jamaah yang sedang di Jamarat juga berhenti di sana untuk berlindung dari hujan. Kalau yang di tenda berangkat ke Jamarat, maka bisa terjadi penumpukan," katanya, Selasa (13/8/2019) sore WAS.

Dua eskalator memang sengaja dimatikan oleh petugas Pertahanan Sipil Mekkah karena berada di tempat terbuka untuk menghindari korslet dan bisa membahayakan jamaah. Seluruh pasokan listrik di maktab jamaah juga sempat diputuskan sementara. Namun menjelang magrib sudah kembali nyala.

"Adapun berbagai gambar atau video kondisi Mina yang beredar, sesungguhnya hanya lah genangan. Karena petugas kita sudah langsung melakukan antisipasi dengan sigap berada di tenda jamaah," katanya.

Subhan menegaskan, banjir hanya terjadi kemarin sore dan telah selesai waktu isya selesai. Sementara hari ini cuaca cerah dan suhu cukup panas. Apakah juga terjadi hujan es? "Yang kami rasakan di Mina itu hujan biasa," katanya.
(maf)
Berita Terkait
DPR Doakan Calon Haji...
DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan
Idul Adha dan Ibadah...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
Fase Mabit Mina, Dirjen...
Fase Mabit Mina, Dirjen Haji Minta Petugas Siaga Layanan hingga 13 Zulhijah
Jemaah Haji Rayakan...
Jemaah Haji Rayakan Idul Adha di Masjidil Haram Makkah
Dari Menyembelih Unta...
Dari Menyembelih Unta hingga Haji, Tradisi Idul Adha di Arab Saudi
Ibadah Haji dan Iduladha...
Ibadah Haji dan Iduladha : Apakah Keduanya Saling Berkaitan?
Berita Terkini
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved