DPR Tegaskan World Parliamentary Forum Penting Perkuat Diplomasi RI

Rabu, 07 Agustus 2019 - 14:43 WIB
DPR Tegaskan World Parliamentary...
DPR Tegaskan World Parliamentary Forum Penting Perkuat Diplomasi RI
A A A
JAKARTA - Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) DPR menyelenggarakan acara Embassy Briefing dengan mengundang Pimpinan DPR, BKSAP, dan para Duta Besar Perwakilan negara-negara Asia di Jakarta dalam rangka persiapan Sidang 3rd World Parliamentary Forum On Sustainable Development (WPFSD) 2019 di Bali.

Sekretaris Fraksi PPP di DPR, Arsul Sani menegaskan, WPFSD ke-3 yang akan diselenggarakan pada 4-5 September 2019 di Bali sangat penting untuk dilakukan. Karena, peran diplomasi yang dilakukan DPR mampu membantu dan memperkuat diplomasi pemerintah Indonesia yang telah dilakukan lewat para diplomat yang ditempatkan di sejumlah negara.

"Saya melihat acara ini bagian dari apa yang bisa disebut sebagai intenasionalisasi DPR," kata Arsul seusai acara di Plaza Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

"Artinya fungsi-fungsi DPR seperti yang sudah ditegaskan dalam periode ini menjalankan fungsi diplomasi juga. Kenapa? Karena untuk memengaruhi kebijakan di negara di mana kita memerlukan kebijakan tertentu, kebijakan itu kan di negara manapun sedikit banyak dipengaruhi oleh parlemen," sambungnya.

Menurut Arsul, untuk melakukan lobi-lobi terhadap negara lain tidak bisa dilakukan oleh diplomat saja. Karena, diplomat ini bekerja secara terbatas sebagai perwakilan pemerintah Indonesia dan jumlahnya di setiap negara pun terbatas, sementara parlemen bisa ikut membantu dengan berperan melakukan diplomasi terhadap parlemen di negara lain.

"Kemudian kan lobinya tidak bisa dilakukan oleh diplomat kita kalau kepada parlemen, karena pada umummya perwaklan itu kalaupun mau lobi kaya begini kan terbatas. Kedua, mereka fokus ke pemerintah," terang Arsul.

Karena itu lanjut Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP ini, jika DPR melakukan fungsi diplomasi dan terkolaborasi dengan para diplomat Indonesia, tentu hal itu akan menjadi diplomasi yang lebih kuat untuk Indonesia. Sehingga, WPFSD yang akan diselenggarakan di Bali nanti menjadi diperlukan.

"Nah, untuk mendukung diplomasi yang lebih kuat acara-acara yang kaya nanti di Bali ini memang diperlukan mau enggak mau. Karena itu untuk memperkuat kewibawaan parlemen Indonesia itu sendiri," tandas Arsul.
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Krisdayanti Pamer Gaji...
Krisdayanti Pamer Gaji DPR, Begini Reaksi Warga
Sumpah/Janji Anggota...
Sumpah/Janji Anggota DPR yang Diucapkan Sebelum Memangku Jabatan
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Najwa Shihab Kritik...
Najwa Shihab Kritik DPR, Politikus PDIP Arteria Dahlan Tuntut Minta Maaf
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved