Cerita Jamaah Haji Asal Sumur Pandeglang Dengar Gempa Banten

Minggu, 04 Agustus 2019 - 04:15 WIB
Cerita Jamaah Haji Asal...
Cerita Jamaah Haji Asal Sumur Pandeglang Dengar Gempa Banten
A A A
MEKKAH - Kabar gempa bumi dari Tanah Air, Jumat (2/8/2019) malam, membuat jamaah haji asal Pandeglang, Banten was-was. Apalagi Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengumumkan peringatan potensi tsunami dalam peristiwa tersebut.

Edi Bahtiar, jamaah haji asal Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang mengatakan dia mendapatkan informasi dari keluarganya di Tanah Air. Hampir semua warga di desanya mengungsi ke Desa Tangkilsari dan Desa Cimanggu yang berjarak sekitar 5-6 kilometer. Listrik juga sempat mati total selama 3-4 jam pascagempa.

"Itu posisi desanya lebih tingi. Enam bulan lalu saat terjadi tsunami Selat Sunda, kami juga mengungsi ke Desa Tangkilsari dan Desa Cimanggu," tutur Edi saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) di Hotel Al Zaer Mashaer yang berada di wilayah Syisyah 1, Kota Mekkah, Jumat (2/8/2019).

Menurut Edi, rumahnya berada di dekat pantai. Waktu gempa terjadi, anak-anaknya yang berumur 7 dan 9 tahun sedang mengaji di rumah pamannya, agak jauh dari pantai. Informasinya, rumah adik Edi yang juga berada di pinggir pantai hancur terkena guncangan gempa. Padahal rumah itu baru saja dibangun setelah hancur diterjang tsunami pada Desember 2018 lalu.

"Adik saya juga punya anak, tapi ditinggal di rumah neneknya, sekarang mereka mengungsi," kata Ketua RW di Desa Sumberjaya ini.

Edi menuturkan, dirinya khawatir akan terulang seperti enam bulan lalu. Warga tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga muncul berita simpang siur yang membuat panik. "Yang paling penting ada informasi ke warga, bagaimana cara menenangkan agar mereka tidak panik," katanya.

Menurut Edi, jamaah haji kloter 55 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) yang berasal dari Tangerang Selatan dan Pandeglang berdoa bersama agar keluarga jamaah haji di Kecamatan Sumur dan warga yang mengungsi diberi ketenangan dan dilindungi Allah SWT.

"Tadi juga ada teman yang secara khusus ke Al Haram (Masjidilharam) untuk berdoa agar warga terdampak gempa selalu mendapat ketenangan dan kedamaian," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Antisipasi Bencana Alam,...
Antisipasi Bencana Alam, Polri Bentuk Satgas Kontijensi Bencana Alam saat Nataru
Peduli Bencana Sumbar,...
Peduli Bencana Sumbar, IPDN Kemendagri Serahkan Sejumlah Bantuan
Bencana Datang Bertubi-Tubi,...
Bencana Datang Bertubi-Tubi, Pendidikan Pengelolaan Risiko Mendesak
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Dinilai Perlu Komitmen Semua Pihak
Aksi Cepat Suri Nusantara...
Aksi Cepat Suri Nusantara Jaya Dukung Penanganan Bencana Sumatra
Percepat Konektivitas,...
Percepat Konektivitas, Jajaran Direksi Mitratel Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Bencana
Berita Terkini
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Infografis
Jadwal Puncak Ibadah...
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved