Kasus Novel Baswedan, Istana Ungkap Alasan Tak Bentuk Tim Independen

Jum'at, 19 Juli 2019 - 19:40 WIB
Kasus Novel Baswedan,...
Kasus Novel Baswedan, Istana Ungkap Alasan Tak Bentuk Tim Independen
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan bahwa sulitnya kasus penyerangan Novel Baswedan menjadi salah satu alasan pemberian waktu tiga bulan kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Menurutnya jika dibentuk tim baru maka akan membuat proses penuntasan kasus kembali ke awal.

Seperti diketahui salah satu rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) adalah membentuk tim teknis lapangan yang bertugas mengungkap kasus penyerangan Novel.

“Presiden memerintahkan yang tiga bulan kepolisian menyelesaikan itu, nanti kalau dibentuk TGPF lagi berangkat dari 0 lagi. Lama lagi,” ujar Moeldoko di Kantor KSP, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Moeldoko berharap kepolisian dapat menuntasakan kasus penyerangan ini. Dia mengingatkan Kapolri agar hati-hati dalam menuntaskan kasus tersebut.

“Masyarakat percaya kepada tim yang saat ini lebih mendalami indikator awal, ya harapannya bisa terjawab. Dan hati-hati presiden sudah memberi waktu tiga bulan, bukan enam bulan. Kalau apolri enam bulan, presiden minta tiga bulan,” paparnya.

Terkait desakan pembentukan tim independen di bawah presiden, mantan Panglima TNI mengatakan bahwa tidak semua hal harus diambil alih presiden. Menurutnya hal tersebut merupakan hal teknis.

“Kalau semua diambil alih presiden, nanti ngapain yang di bawah? Jangan, presiden itu jangan dibebani hal teknis dong. Nanti akan mengganggu pekerjaan-pekerjaan strategis. Teknis ada Kapolri, sampai tuntas,” tandasnya.

Moeldoko menilai bahwa desakan itu muncul karena persepsi yang dibangun beberapa pihak. “Jangan kita berpersepsi. Ini negara hukum bukan persepsi,” tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Dua Polisi Penyiram...
Dua Polisi Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Penyiram Air Keras Novel...
Penyiram Air Keras Novel Baswedan, Rahmat Kadir Divonis 2 Tahun Penjara
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved