IJTI: Lewat Dedikasinya, Mas Topo Tebarkan Semangat Hidup Harus Berarti

Kamis, 11 Juli 2019 - 16:42 WIB
IJTI: Lewat Dedikasinya,...
IJTI: Lewat Dedikasinya, Mas Topo Tebarkan Semangat Hidup Harus Berarti
A A A
JAKARTA - Kepala Badan National Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menjadi saksi penyerahan penghargaan Pengabdian Tanpa Batas dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) untuk Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Sutopo Purwo Nugroho yang wafat pada Minggu 7 Juli 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada pihak keluarga almarhum di Boyolali, Jawa Tengah oleh Ketua Koordinasi IJTI bersama Kepala Pelaksana BPBD Boyolali, Kamis (11/7/2019) hari ini.

Penghargaan tersebut bentuk apresiasi dan penghormatan terakhir kepada almarhum karena selama hidupnya telah banyak membantu para jurnalis televisi dalam memberikan Informasi kebencanaan.

Mas Topo, demikian panggilan akrab Sutopo oleh rekan Jurnalis televisi dinilai menjadi sosok yang memberi inspirasi dan spirit. Seluruh anggota IJTI merasa sangat kehilangan sosoknya yang tidak hanya gigih memberi kabar kebencanaan tetapi juga penebar ilmu dan banyak sekali pelajaran hidup yang telah beliau tularkan baik secara langsung maupun tidak langsung selama ini.

"Mas Topo mengajarkan kepada kami bahwa hidup itu harus berarti. Hidup adalah tugas, demi kehormatan manusia. Kami yakin Mas Topo akan menjadi ahli surga. Maka dari itu, izinkan kami untuk terus menggunakan spirit ini," kata Imam.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo juga menambahkan, Sutopo tidak hanya memberikan pengabdian, tapi lebih dari itu. Sutopo adalah legenda, tidak cuma bagi BNPB tapi sudah milik Indonesia bahkan telah diakui dunia.

"Pak Topo bekerja tak kenal waktu, tak kenal lelah. Kita butuh sosok seperti Pak Topo bukan hanya soal bencana tapi juga pengabdian yang memiliki nilai kemanusiaan. Pak Topo telah menjadi legenda," ungkap Doni.

Sosok Sutopo adalah pejuang kemanusiaan dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas, profesional dan berprestasi. BNPB sangat merasa kehilangan dan kesulitan untuk mencari pengganti Sutopo. Doni juga berharap semoga akan lahir "Sutopo-Sutopo" selanjutnya di zaman yang semakin maju.

"BNPB merasa sangat kehilangan. Tentunya kami juga masih kesulitan untuk mencari pengganti Pak Topo. Tapi kami yakin, pasti ada 'Sutopo-Sutopo' selanjutnya," tambah Doni.

Selain penghargaan, IJTI juga memberikan kenang-kenangan berupa karikatur Sutopo Purwo Nugroho yang nantinya akan diperbanyak dan dipasang di setiap kantor televisi di seluruh Indonesia. Hal itu diharapakan menjadi pengingat, penyemangat kinerja dan spirit para pemberi kabar bencana yang berdedikasi kepada negeri.
(dam)
Berita Terkait
Update Bencana NTT,...
Update Bencana NTT, BNPB: 165 Orang Meninggal Dunia dan 45 Orang Masih Hilang
BNPB: Terjadi 1.969...
BNPB: Terjadi 1.969 Bencana dari Januari-September 2021, 519 Jiwa Meninggal
Hingga April 2022, 1.281...
Hingga April 2022, 1.281 Bencana dan 83 Orang Meninggal
BNPB Dibentuk Tahun...
BNPB Dibentuk Tahun 2008, Begini Sejarahnya Sejak Awal Kemerdekaan
Ini Daftar Lengkap 23...
Ini Daftar Lengkap 23 Pendaki Meninggal Akibat Erupsi Gunung Marapi
Update Korban Erupsi...
Update Korban Erupsi Gunung Semeru: 34 Meninggal Dunia dan 17 Orang Hilang
Berita Terkini
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Infografis
Ilmuwan Swiss Berhasil...
Ilmuwan Swiss Berhasil Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved