Ancaman Mundur Buwas Bisa Berdampak ke Citra Pemerintah

Rabu, 03 Juli 2019 - 20:57 WIB
Ancaman Mundur Buwas...
Ancaman Mundur Buwas Bisa Berdampak ke Citra Pemerintah
A A A
JAKARTA - Sikap Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso yang mengancam mundur dari jabatan jika Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil alih 100 persen penyaluran beras untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tanpa melibatkan Perum Bulog mendapatkan sorotan.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang komaruddin, semua program pemerintah seharusnya bisa dibicarakan di internal pemeritan terlebih dahulu agar tidak menjadi kontroversi di masyarakat.

Jika terus ribut, lanjut Ujang, seakan koordinasi dan komunikasi diantara kementerian ini jelek. Efeknya, citra pemerintah dan Presiden Jokowi pun menjadi tercoreng.

“Citra pemerintah jelek. Lembaga yang seharusnya menyejahterakan rakyat tetapi malah ribut sendiri,” katanya, Rabu (3/7/2019).

Ujang mengingatkan Buwas agar menyelesaikan permasalahan internal Bulog, seperti kelebihan stok beras yang ada di gudang. Menurut dia, jika beras yang ada digudang tidak berlebih tidak akan menimbulkan masalah.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily mengingatkan Buwas agar tidak emosional dalam merespon kebijakan yang dikhususkan untuk kepentingan masyarakat miskin.

“Saya ingin mengingatkan jangan terlalu emosional dalam menyelesaikan masalah ini. Ini bisa dibicarakan dengan kepada dingin,” sindir Ace ketika dikonfirmasi mengenai sikap Buwas yang main ancam mundur, Rabu.

Menurut Ace, program BPNT yang dijalankan Kemensos sangat bermanfaat sekaligus memberikan solusi konkret. Bukan hanya kepada rakyat kecil tetapi juga kepada Bulog. Kemensos ada iktikat baik untuk membantu masalah beras di Bulog.

Yang perlu diingat, jelas Ace lagi, program BPNT harus dimaknai untuk memberikan keleluasaan bagi masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan. Dengan dana BPNT itu, masyarakat bisa memilih dan leluasa mengkonsumsi kebutuhan dasar bukan hanya beras tetapi ada juga telur, susu dan kebutuhan lainnya.

Sebelumnya, Dirut Perum Bulog Budi Waseso menegaskan akan mundur dari jabatannya jika Kemensos mengambil alih seluruhnya penyaluran beras terkait program BNPT.

Apapun permasalahan yang ada, Ace tetap menginginkan agar masalah internal bisa diselesaikan dengan cara musyawarah. DPR mendorong supaya dibicarakan bersama-sama dalam satu meja. “Duduk bersama lagi dengan Mensos membicarakan mencari jalan keluarnya, bukan malah ke ruang publik,” dia berharap.
(dam)
Berita Terkait
Reformasi Birokrasi...
Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak
Sekjen KLHK Sebut Menjadi...
Sekjen KLHK Sebut Menjadi Birokrat Harus Punya Integritas dan Moral
Kemendagri Sebut 232...
Kemendagri Sebut 232 Daerah Telah Usulkan Penyederhanaan Birokrasi
Buntut Mundurnya Dirut...
Buntut Mundurnya Dirut Agrinas, Prabowo Minta Birokrasi Tak Berbelit-Belit
Canangkan Zona Integritas...
Canangkan Zona Integritas WBBM, DJKI Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Wapres Maruf Amin Ingin...
Wapres Ma'ruf Amin Ingin 'Wariskan' Ini di Akhir Masa Pemerintahannya
Berita Terkini
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved