Terima Putusan MK, PB HMI Sebut Sikap Prabowo Patriotik

Jum'at, 28 Juni 2019 - 04:06 WIB
Terima Putusan MK, PB...
Terima Putusan MK, PB HMI Sebut Sikap Prabowo Patriotik
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan menolak keseluruhan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Respiratori Saddam Al Jihad meyakini bahwa Pasangan Calon (Paslon) 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menjadi pihak Termohon bisa menerima putusan MK secara konstitusional.

Menurutnya, Prabowo memahami mekanisme demokrasi bahwa dalam sistem demokrasi di Indonesia, pihak yang berkeberatan dengan hasil pemilu bisa mengajukan gugatan hukum lewat MK. Dan langkah tersebut sudah ditempuh kubu Paslon 02.

Saddam mengatakan, sikap Prabowo yang menghormati putusan MK merupakan sikap patriotik sehingga bisa menghindarkan konflik horizontal akibat persoalan kepemiluan dan politik di Indonesia.

"Bila Prabowo menerima putusan MK maka ini merupakan sikap patriotik Prabowo. Sehingga di luar itu yang menolak hasil MK adalah pelaku demokrasi kriminal," kata kandidat Doktor Ilmu Pemerintahan ini, Kamis (27/6/2019).

Ia menekankan bahwa bisa jadi yang “memanas-manasi” situasi demokrasi ini itu merupakan musuh kedaulatan rakyat sesungguhnya. "Siapapun yang menolak hasil demokrasi adalah musuh rakyat," tegas penulis buku Pancasila Ideologi dunia ini.

Menurutnya, siapa pun yang mengadu domba rakyat untuk kepentingan politik, mereka sebenarnya tidak pernah senang adanya persatuan. Dan mereka adalah musuh rakyat.

Di sisi lain, pihak-pihak yang menerima penyelesaian sengketa pemilu di MK, mereka adalah pihak yang menyadari betul bahwa dalam sistem demokrasi, ada mekanisme hukum.

Selanjutnya, kata Saddam, pihak yang mengadu-domba untuk kepentingan politik, baik di elite atau di akar rumput, serta yang menyudutkan hasil demokrasi bisa dikatakan sebagai agen asing yang ingin memecah belah kedaulatan rakyat dan NKRI secara sosial politik.

Terakhir, Saddam menekankan bahwa generasi milenial siap merajut persatuan dan meyakini tidak akan bisa diadu domba oleh pihak-pihak yang menghayal untuk memecah belah rakyat karena persoalan kepentingan politik.
(pur)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved