Eks Kader Demokrat Minta SBY Jangan Baper Soal AHY di-Bully

Rabu, 29 Mei 2019 - 13:33 WIB
Eks Kader Demokrat Minta...
Eks Kader Demokrat Minta SBY Jangan Baper Soal AHY di-Bully
A A A
JAKARTA - Mantan kader Partai Demokrat, Tri Dianto, meminta Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jangan terlalu baper atau terbawa perasaan soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang di-bully.

Hal itu dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Hanura ini, terkait AHY yang kerap mendapat bully-an terkait pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 22 Mei 2019.

"Pakai istilah di-bully lagi. Jadi politisi itu jangan baper, jangan dikit-dikit mengeluh. Politisi kok diajari cengeng," kata Tri Dianto, Rabu (29/5/2019).

Tri merasa tidak heran dengan gaya pidato SBY. Menurutnya, Presiden Indonesia keenam itu memang sudah lihai dalam melakoni peran Playing Victim. "Ya itulah memang gaya Pak SBY. Bikin kesan seolah-olah dizalimi. Tak bosan gaya politik begituan," tutur Tri.

Menurut Tri, dalam dunia politik, kritik adalah hal biasa. Seharusnya, kata dia, hal itu harus disikapi dengan bijaksana dan dijadikan pembelajaran kedepannya.

"Kalau ada politisi atau partai dikritik itu kan biasa saja. Demokrasi kok ngeluh dikritik," ujar Tri.

Pertemuan antara AHY dengan Jokowi sendiri berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pertemuan AHY dengan Jokowi bertepatan sehari setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019.

Menurut SBY, pertemuan antara AHY dengan Jokowi memicu hujatan dari beberapa kalangan. Padahal, pertemuan AHY dengan Jokowi hanya sebatas untuk memenuhi panggilan warga nega‎ra terhadap kepala negaranya.

"Duduk persoalannya sebagai berikut, Mensesneg menyampaikan kepada AHY bahwa Jokowi ingin bertemu AHY. Sebagai warga yang baik, tentu tidak ada alasan tidak memenuhi," kata SBY melalui sambungan video conference yang dit‎ampilkan di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved