Muhammadiyah Nilai Tidak Relevan Lagi Istilah Kubu 01 dan 02

Rabu, 29 Mei 2019 - 10:01 WIB
Muhammadiyah Nilai Tidak...
Muhammadiyah Nilai Tidak Relevan Lagi Istilah Kubu 01 dan 02
A A A
JAKARTA - PP Muhammadiyah berharap seluruh elemen bangsa kembali bersatu setelah pemilu selesai. Terlebih kepada para elit nasional agar mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi.

"Sekarang memang tidak relevan lagi untuk 01 dan 02, sekarang saatnya 00, dari awal," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti di Kantornya, Jakarta, Selasa 28 Mei 2019 malam.

Menurut Mu'ti, karena pemilu dianggap sudah selesai maka urusan lain seyogyanya ditempuh melalui mekanisme hukum. Lagipula, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno sudah mengajukan gugatan sengketa ke Mahkamah Kontitusi (MK) sehingga harus dihormati.

"Itu sebuah langkah yang demokratis dan sekarang tentu perlu adanya kesabaran semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada MK untuk bekerja dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Tentu, lanjut Mu'ti, harapan masyarakat ini juga harus dipenuhi oleh MK. Menurutnya, MK harus bekerja secara profesional, independen, dan tidak takut oleh tekanan pihak manapun.

Karena, kata dia, pada dasarnya, MK itu sudah menjadi tempat penyelesaian masalah konstitusional yang terakhir karena keputusan MK itu bersifal final dan finding, dan kerena itu jika nati MK telah menetapkan diharapkan tidak ada lagi aksi-aksi.

Untuk itu, Muhammadiyah berharap Capres Joko Widodo dan Capres Prabowo Subianto bisa bertemu sebelum Idul Fitri. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut tak harus diambil keputusan politik, namun bertemu saja sudah cukup.

"Kita pakai istilah silaturahim saja lah. Karena ada yang keberatan dengan istilah rekonsialisasi. Alasannya karena merasa tidak pernah ada konflik. Tapi kalau silaturahmi itu bisa kita lakukan dalam situasi yang bagaimanapun," tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Joe Biden Akan Terima...
Joe Biden Akan Terima Pengarahan Keamanan Nasional
Berita Terkini
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved