Ferdinand Demokrat Berhenti Dukung 02, Sandi: Kami Apresiasi Sekali

Selasa, 21 Mei 2019 - 01:08 WIB
Ferdinand Demokrat Berhenti...
Ferdinand Demokrat Berhenti Dukung 02, Sandi: Kami Apresiasi Sekali
A A A
JAKARTA - Langkah Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat apresiasi. Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno pun mengaku menghormati keputusan Ferdinand Hutahaean.

"Jika beliau menyatakan mundur kami apresiasi sekali. Kami hormati keputusan tersebut," ujar Sandiaga Uno di Mall Pelayanan Publik, Jalan Epicentrum Selatan, Karet Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

(Baca juga: Netizen Bully Ani Yudhoyono, Ferdinand Berhenti Dukung Prabowo-Sandi)


Sandiaga mengaku belum sempat menelepon Ferdinand Hutahaean karena telepon seluler Politikus Partai Demokrat itu sempat dihack. "Saya doakan dan ucapkan terima kasih Pak Ferdinand banyak memberikan masukan kepada saya dan Pak Prabowo selama 8 bulan ini. Saya ucapkan terima kasih," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Kendati demikian, Sandiaga mengatakan bahwa Partai Demokrat masih solid di Koalisi Indonesia Adil Makmur. "Seperti saya sampaikan kita sebagai bangsa mendoakan Bu Ani Yudhoyono. Ibu negara kita. Cepat pulih segera sembuh. Kita sangat berdoa di bulan suci ramadhan berdoa kesehatan beliau. Kami setiap habis salat doa," kata mantan petinggi Partai Gerindra ini.

Namun, Sandiaga mengaku enggan mengomentari alasan Ferdinand mundur dari barisan Koalisi Indonesia Adil Makmur. "Saya yakin pendukung Prabowo-Sandi mendoakan Ibu Ani dan kita selalu bilang bahwa pendukung kita enggak boleh juniper, enggak boleh julid, nyinyir dan baper," katanya.

Sehingga, jika ada pendukung capres dan cawapres nomor urut 02 yang melakukan bully kepada Ani Yudhoyono, maka tidak mengedepankan spirit Prabowo-Sandi. "Yaitu spirit yang saling mendoakan, saling mengharapkan yang terbaik untuk Bu Ani Yudhoyono," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Resmi, Partai Demokrat...
Resmi, Partai Demokrat Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Partai Demokrat Resmi...
Partai Demokrat Resmi Dukung Prabowo sebagai Capres 2024
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Partai Demokrat Resmi...
Partai Demokrat Resmi Dukung Prabowo Capres 2024
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved