Keluarkan Surat Peringatan, Pengamat Hukum Sebut AS Lindungi Warganya

Sabtu, 18 Mei 2019 - 19:14 WIB
Keluarkan Surat Peringatan,...
Keluarkan Surat Peringatan, Pengamat Hukum Sebut AS Lindungi Warganya
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum Konstitusi Heru Widodo menilai wajar peringatan keamanan dari Amerika Serikat (AS) lewat duta besarnya di Jakarta untuk mengantisipasi Rabu 22 Mei 2019. Pada tanggal tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal mengumumkan hasil resmi Pilpres dan Pileg 2019.

"Soal peringatan tidak menjadi soal, tapi apakah mungkin peringatan itu berkaitan dengan isu-isu muncul melalui media. Isu-isu itu tidak cover bothside sepihak, kemudian itu menimbulkan kekhawatiran pihak sana, sehingga untuk melindungi warga negaranya ya mereka wajar itu, tapi dalam konteks melindungi warga negara," ujar Heru di kawasan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019).

Meski demikian, kata dia, beredarnya berita di media sosial itu barulah dugaan lantaran belum terbukti.

"Tapi kalau dalam konteks benar apa engganya akan terjadi kan semua belum tahu, karena belum kejadian," tambahnya. (Baca juga: Dinilai Wajar, Langkah Kedubes AS Terbitkan Surat Peringatan Keamanan 22 Mei )

Menurutnya, wajar AS melalui kedutannya mengeluarkan peringatan keamanan untuk warga negaranya di Indonesia, sebab mereka memiliki otoritas.

Dirinya pun meyakini bahwa pada tanggal 22 Mei nanti tidak ada masalah yang berarti, apalagi menurutnya Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah menyampaikan konstitusional power diserahkan ke Bawaslu.

"Mereka yakin Bawaslu akan memberikan keputusan yang mereka ajukan dan setelah Bawaslu nolak mereka bilang tidak akan ke MK, belum ke MK karena belum ada keputusan Bawaslu," jelasnya.

Kerusuhan, kata Heru, bukan terjadi di dunia nyata tapi di media sosial. Karena dinilai informasi yang disampaikan cukup bergejolak, dan diyakini itu menjadi dasar Pemerintah AS mengeluarkan peringatan keamanan.

"Wajar, karena kita di media sosial, di media mainstream itukan pemberitaannya luar biasa jangan-jangan yang ditangkap oleh Amerika isu isu yang seperti itu, sehingga bisa menimbulkan keresahan, peringatan dini. Sering mereka mengingatkan untuk di Bali, itukan sifatnya sementara," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Berita Terkini
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Infografis
Ukraina akan Dapat Tank...
Ukraina akan Dapat Tank Abrams AS, Rusia Beri Peringatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved