Kabar Robertus Robert Melarikan Diri ke Australia Dinilai Hoaks

Jum'at, 17 Mei 2019 - 23:35 WIB
Kabar Robertus Robert...
Kabar Robertus Robert Melarikan Diri ke Australia Dinilai Hoaks
A A A
JAKARTA - Informasi yang menyebutkan bahwa Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robert melarikan diri ke Australia bersama keluarganya dipastikan hoaks.

Pasalnya, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang sempat ditangkap Polisi karena dituduh menghina institusi TNI itu saat ini berada di Jakarta.

"Tidak benar Robertus Robet melarikan diri ke Australia, Robet adalah akademisi yang memiliki kerja sama riset dengan kolega sesama akademisi di Melbourne University. Jadi bukan kabur, tetapi menjalankan tugas akademik," ujar Salah satu Dosen UNJ yang juga rekan Robertus Robert, Ubedilah Badrun kepada SINDOnews, Jumat (17/5/2019).

(Baca juga: Robertus yang Dituduh Menghina TNI Melarikan Diri ke Australia)

Selain itu kata dia, Robert adalah warga negara yang baik, sehingga dipastikan akan mengikuti aturan hukum yang berlaku di negeri ini. "Saat ini beliau kembali seperti biasa bersama saya dan teman-teman sesama dosen kembali menjalankan tugas akademik," paparnya.

Terkait perkaranya Ubedilah mengatakan, Robert akan mengikuti prosesnya dengan baik karena tidak ada niatan sedikitpun melakukan penghinaan pada aparat keamanan dan pertahanan negara.

"Tetapi waktu itu dalam rangka mengingatkan Jokowi agar jangan narik-narik perwira aktif ke arena birokrasi sipil," ucapnya.

Sedangkan tentang kesalahpahaman di area publik, lanjut dia, Robet juga sudah minta maaf secara terang benderang. "Tadi siang saya bercengkrama berdiskusi seperti biasa dengan Robet dan teman teman dosen lain di UNJ berdiskusi soal riset sosial dan politik di Indonesia," katanya.

Sehingga, informasi yang menyebutkan Robert melarikan diri ke Australia dibantahnya. "Iya hoaks mas, bukan melarikan diri, tapi menjalankan tugas akademik," pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan Aktivis HAM yang juga Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru, Haris Azhar. "Dia (Robertus Robert) di Jakarta," kata Haris Azhar dikonfirmasi terpisah.
(maf)
Berita Terkait
Terjerat Kasus Ujaran...
Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Ruslan Buton Dijerat UU ITE
Sebar Ujaran Kebencian...
Sebar Ujaran Kebencian Terhadap Presiden, Ibu Rumah Tangga di Batam Ditangkap
Ini Penjelasan Polri...
Ini Penjelasan Polri Soal Kasus Video Ujaran Kebencian Gus Nur ke NU
Suku Dayak Kanayatn...
Suku Dayak Kanayatn Gelar Sidang Hukum Adat Kasus Ujaran Kebencian
UU ITE Tak Melemah,...
UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian Tetap Bisa Dipenjara
Polri: Dokter Pastikan...
Polri: Dokter Pastikan Ferdinand Hutahaean Sehat untuk Ditahan
Berita Terkini
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved