Desakan TGPF, KPU Minta Wafatnya Petugas KPPS Tidak Jadi Komoditas Politik
Rabu, 15 Mei 2019 - 15:39 WIB
Desakan TGPF, KPU Minta Wafatnya Petugas KPPS Tidak Jadi Komoditas Politik
A
A
A
JAKARTA - Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan menganggap desakan agar dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) meninggalnya ratusan petugas KPPS positif. Namun sikap pemerintah yang menilai tidak perlu dibentuk TGPF juga perlu dihargai.
"Itu semua dilakukan berdasarkan niatan baik. Hanya kita meminta jangan pula gugurnya kawan-kawan kami dipolitisir sedemikian rupa, sehingga justru menjadi komoditas politik," ujar Wahyu di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (15/5/2019).
Wahyu mengaku pihaknya tidak rela jika sampai dibentuk TGPF. Kecuali langkah itu dilakukan atas dasar penghormatan terhadap anggotanya yang wafat. Yang jelas, usulan TGPF harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
"Sepengatuhan saya autopsi itu harus seizin pihak keluarga dan dilaporkan ke aparat berwenang, kalau niatnya baik ya ditempuh jalur hukum itu. Dan kita minta agar tidak dijadikan komoditas politik," katanya.
Terkait alasan pemerintah enggan dibentuk TGPF karena wafatnya anggota KPPS tersebut bukan karena diracun seperti yang dituduhkan selama ini, Wahyu meminta agar hal tersebut ditanyakan ke pemerintah.
"Itu urusan pemerintah, tanya saja ke pemerintah‎," pungkasnya.
"Itu semua dilakukan berdasarkan niatan baik. Hanya kita meminta jangan pula gugurnya kawan-kawan kami dipolitisir sedemikian rupa, sehingga justru menjadi komoditas politik," ujar Wahyu di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (15/5/2019).
Wahyu mengaku pihaknya tidak rela jika sampai dibentuk TGPF. Kecuali langkah itu dilakukan atas dasar penghormatan terhadap anggotanya yang wafat. Yang jelas, usulan TGPF harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
"Sepengatuhan saya autopsi itu harus seizin pihak keluarga dan dilaporkan ke aparat berwenang, kalau niatnya baik ya ditempuh jalur hukum itu. Dan kita minta agar tidak dijadikan komoditas politik," katanya.
Terkait alasan pemerintah enggan dibentuk TGPF karena wafatnya anggota KPPS tersebut bukan karena diracun seperti yang dituduhkan selama ini, Wahyu meminta agar hal tersebut ditanyakan ke pemerintah.
"Itu urusan pemerintah, tanya saja ke pemerintah‎," pungkasnya.
(kri)