PBB Apresiasi Penanggulangan Bencana Pemerintahan Indonesia

Kamis, 09 Mei 2019 - 08:57 WIB
PBB Apresiasi Penanggulangan...
PBB Apresiasi Penanggulangan Bencana Pemerintahan Indonesia
A A A
JAKARTA - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi berbagai macam ancaman bencana. Apresiasi itu disampaikan langsung oleh United Nations Assistent Secretary General for Humanitarian Affairs and Deputy Emergency Relief Coordinator Ursula Mueller saat melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin.

Wiranto mengatakan, apresiasi itu diberikan karena Indonesia cepat tanggap dalam penanganan bencana alam. “Kami membicarakan fokus kepada masalah bantuan-bantuan kemanusiaan untuk disaster atau bencana-bencana alam. Dia ini sekretaris dari urusan itu dari New York langsung. Dia memberikan apresiasi kepada Indonesia,” tandas Wiranto.

Dalam pertemuan itu juga dibahas seputar bantuan kemanusian hingga perdamaian dunia. Mueller, kata Wiranto, juga menyampaikan pesan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk turut bangga karena Indonesia dapat menjadi contoh yang baik untuk negara lain dalam proses penanggulangan bencana.

“Saya rasa itu suatu kebanggaan bagi kita yang mana Indonesia merupakan bagian dari anggota keamanan PBB yang memberikan kontribusi dalam membangun suatu kondisi dunia yang damai dan baik,” paparnya.

Koordinator PBB di Indonesia Anita Norody mengungkapkan bahwa PBB terus memberikan perhatian kepada Indonesia yang memiliki wilayah rawan bencana. Namun, PBB juga memberikan apresiasi serta bantuan ketika Indonesia mengalami bencana baik tsunami di Palu dan Donggala serta tsunami di Banten beberapa waktu lalu. PBB pada saat itu memberikan sejumlah bantuan baik moril hingga kebutuhan logistik.

“Bantuan yang diserahkan oleh PBB merupakan kumpulan bantuan dari komunitas kemanusiaan internasional dari logistik, sosial berupa dukungan psikososial, dan bantuan lain yang dibutuhkan. Kami pun memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Indonesia yang cepat melakukan langkah penyelamatan hingga recovery bencana,” tandasnya.

Anita juga menjelaskan, Humanitarian Affairs and Deputy Emergency merupakan suatu lembaga PBB yang berfokus dalam korban bencana, konflik kemanusiaan, serta melakukan proses penjagaan terhadap isu perdamaian dunia.
(don)
Berita Terkait
BNPB Sebut Sepanjang...
BNPB Sebut Sepanjang 2020 Sebanyak 1.724 Bencana Melanda Indonesia
BNPB Ingatkan Masyarakat...
BNPB Ingatkan Masyarakat yang Tinggal di Daerah Rawan Bencana Waspada
BNPB: Periode Kering...
BNPB: Periode Kering Sangat Singkat, Bencana Hidrometeorologi Basah Mendominasi
Bencana Alam Berturut-turut,...
Bencana Alam Berturut-turut, BNPB Diminta Siaga di Semua Daerah
BNPB: Terjadi 1.969...
BNPB: Terjadi 1.969 Bencana dari Januari-September 2021, 519 Jiwa Meninggal
Mantan Kepala BNPB Sebut...
Mantan Kepala BNPB Sebut Indonesia Bisa Jadi Laboratorium Bencana
Berita Terkini
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved