Wiranto: Kalau Ada yang Klaim Punya Pengaruh 70% di TNI, Omong Kosong!
Senin, 06 Mei 2019 - 16:34 WIB
Wiranto: Kalau Ada yang Klaim Punya Pengaruh 70% di TNI, Omong Kosong!
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal Purnawirawan Wiranto meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mencoba memecah belah masyarakat dan mendeligitimasi penyelenggara pemilu.
Wiranto juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir karena aparat keamanan, baik TNI dan Polri tetap solid.
"Tidak usah khawatir karena aparat keamanan tetap solid menjaga ketertiban, keteraturan, keamanan nasional," kata Wiranto seusai menggelar rapat koordinasi membahas permasalahan hukum pasca pemilu di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (6/5/2019).
Bahkan, Wiranto juga membantah pihak yang mengakui memiliki pengaruh terhadap 70% personel TNI. Dia pun menantang pihak yang berbicara itu berdebat dengannya. Namun, dia tidak menjelaskan pihak yang dimaksud.
"Kalau ada pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah TNI-Polisi bahkan mengaku sudah mempunyai pengaruh terhadap 70 persen TNI, itu omong kosong. Itu tidak benar," tutur mantan Panglima Angkatan Bersejata Republik Indonesia ini.
Wiranto mengaku mendapatkan banyak informasi mengenai adanya pihak yang melakukan berbagai kegiatan dengan menyebar fitnah dan ujaran kebencian untuk mendeligitimasi lembaga pemerintah.
"Aparat penegak hukum tidak ragu-ragu lagi menindak tegas siapa pun melawan hukum uyang bertujuan mendeligitmasi," tuturnya.
Wiranto juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir karena aparat keamanan, baik TNI dan Polri tetap solid.
"Tidak usah khawatir karena aparat keamanan tetap solid menjaga ketertiban, keteraturan, keamanan nasional," kata Wiranto seusai menggelar rapat koordinasi membahas permasalahan hukum pasca pemilu di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (6/5/2019).
Bahkan, Wiranto juga membantah pihak yang mengakui memiliki pengaruh terhadap 70% personel TNI. Dia pun menantang pihak yang berbicara itu berdebat dengannya. Namun, dia tidak menjelaskan pihak yang dimaksud.
"Kalau ada pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah TNI-Polisi bahkan mengaku sudah mempunyai pengaruh terhadap 70 persen TNI, itu omong kosong. Itu tidak benar," tutur mantan Panglima Angkatan Bersejata Republik Indonesia ini.
Wiranto mengaku mendapatkan banyak informasi mengenai adanya pihak yang melakukan berbagai kegiatan dengan menyebar fitnah dan ujaran kebencian untuk mendeligitimasi lembaga pemerintah.
"Aparat penegak hukum tidak ragu-ragu lagi menindak tegas siapa pun melawan hukum uyang bertujuan mendeligitmasi," tuturnya.
(dam)