Respons Tim Prabowo-Sandi Soal 'Siap Presiden' TKN ke Jokowi
Senin, 29 April 2019 - 15:55 WIB
Respons Tim Prabowo-Sandi Soal 'Siap Presiden' TKN ke Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Sapaan 'siap presiden' dari sejumlah anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja kepada Calon Presiden Nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan di Menteng, Jakarta Pusat, kemarin dikritik oleh Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Hal itu dikatakan Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade. Sebab, TKN Jokowi-Ma'ruf dinilai menyindir Prabowo Subianto.
Karena, para anggota Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) memberi hormat dan menyalami Prabowo sambil berkata 'siap presiden' saat bertemu di Jalan Kertanegara Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis 18 April 2019.
"Pihak TKN itu ingin menyindir sebenarnya, menyindir Pak Prabowo yang menerima kunjungan dari PPIR, yang memberikan hormat mereka adalah purnawirawan TNI yang memberikan hormat ke Pak Prabowo, ya mereka ingin menyindir," ujar Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade dihubungi wartawan, Senin (29/4/2019).
Akan tetapi, kata Andre, sindiran TKN Jokowi-Ma'ruf itu berlebihan. "Terkesan menghina, saya melihat menghina penghormatan ala militer dengan mentertawakan," ujar Politikus Partai Gerindra ini.
Maka itu, menurut dia, TNI harus melayangkan protes kepada TKN Jokowi-Ma'ruf. "Bahwa penghormatan orang yang hormat itu diperolok-olokan begitu sama juga memperolokan budaya militer," ucapnya.
Hal itu dikatakan Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade. Sebab, TKN Jokowi-Ma'ruf dinilai menyindir Prabowo Subianto.
Karena, para anggota Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) memberi hormat dan menyalami Prabowo sambil berkata 'siap presiden' saat bertemu di Jalan Kertanegara Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis 18 April 2019.
"Pihak TKN itu ingin menyindir sebenarnya, menyindir Pak Prabowo yang menerima kunjungan dari PPIR, yang memberikan hormat mereka adalah purnawirawan TNI yang memberikan hormat ke Pak Prabowo, ya mereka ingin menyindir," ujar Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade dihubungi wartawan, Senin (29/4/2019).
Akan tetapi, kata Andre, sindiran TKN Jokowi-Ma'ruf itu berlebihan. "Terkesan menghina, saya melihat menghina penghormatan ala militer dengan mentertawakan," ujar Politikus Partai Gerindra ini.
Maka itu, menurut dia, TNI harus melayangkan protes kepada TKN Jokowi-Ma'ruf. "Bahwa penghormatan orang yang hormat itu diperolok-olokan begitu sama juga memperolokan budaya militer," ucapnya.
(maf)