TKN: Jokowi-Ma'ruf Menang Telak di DIY dan Bali

Rabu, 24 April 2019 - 21:33 WIB
TKN: Jokowi-Maruf Menang...
TKN: Jokowi-Ma'ruf Menang Telak di DIY dan Bali
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyatakan, paslon nomor urut 01 menang telak di DIY dan Bali. Dua daerah tersebut konsisten menjadi basis suara Jokowi baik dalam Pilpres 2014 maupun 2019.

Direktur Konten TKN, Fiki Satari mengapresiasi peningkatan partisipasi masyarakat DIY dan Bali dalam pelaksanaan Pemilu 2019, terutama Pemilu Presiden 2019. “Ini menjadi cerminan kedewasaan kehidupan politik masyarakat. Masyarakat tentu memilih pemimpin yang memberikan harapan dengan visi dan misi yang jelas,” kata Fiki Satari, di Posko Cemara, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Berdasarkan real count room TKN, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 69,97% suara di DIY dan 91,13% di Bali. Kondisi ini berbanding terbalik dengan klaim kemenangan paslon 02. Di mana, Prabowo-Sandi diklaim mengantongi 52,70% suara di DIY dan 69,80% di Bali.

Dengan demikian, Jokowi mampu mengulangi prestasi yang sama meraih kemenangan pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 di DIY dan Bali. Meski demikian, TKN menyayangkan masih terjadinya tindakan kecurangan dalam pemilu. Seperti diketahui, Bawaslu menemukan sejumlah pelanggaran pencoblosan surat suara oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti yang terjadi di Bantul, DIY.

Fiki menuturkan, TKN mengimbau kepada masyarakat secara luas untuk tetap tenang dan bersabar menanti rilis resmi penghitungan suara dari KPU pada Mei mendatang. Sebab, saat ini KPU dan Bawaslu sedang bekerja keras merampungkan rekapitulasi, serta menangani kasus atau pelanggaran pemilu sesuai mekanisme yang berlaku.

Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong menambahkan, secara historis Bali merupakan basis suara PDIP dan pemilih setia Jokowi sejak 2014. Berdasarkan hal ini, klaim kemenangan pihak 02 sebenarnya mudah dipatahkan.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN Irfan Pulungan menyampaikan, TKN telah menampung hampir 25 ribu laporan kecurangan Pilpres 2019 yang merugikan paslon 01 pada periode 9 April hingga saat ini. Seluruh laporan masyarakat masuk melalui jalur hotline pengaduan yang disediakan TKN.

Saat ini, TKN sedang mendata ulang dan segera membagi laporan berdasarkan jenis pelanggaran pemilu sesuai ketentuan yang berlaku sebelum dirilis ke publik. “Rencananya besok akan dirilis. Kita akan buktikan kecurangan mereka. Karena selama ini pihak sebelah selalu sebut ada kecurangan masif yang merugikan paslonnya,” ujar Irfan Pulungan.
(whb)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Polda Metro: Penetapan...
Polda Metro: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dapat Dipertanggungjawabkan Secara Hukum
Febrie Adriansyah Bakal...
Febrie Adriansyah Bakal Ditahan usai Diperiksa Kejagung?
Kasus Korupsi Febrie...
Kasus Korupsi Febrie Adriansyah dan Don Ritto Kini Sepenuhnya Kewenangan Jaksa
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved