PP KAUJE Keluarkan Maklumat Redam Menghangatnya Situasi Politik

Selasa, 23 April 2019 - 10:16 WIB
PP KAUJE Keluarkan Maklumat...
PP KAUJE Keluarkan Maklumat Redam Menghangatnya Situasi Politik
A A A
JAKARTA - Pesta demokrasi lima tahunan melalui pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) secara serentak untuk pertama kalinya pada tahun 2019 telah berlangsung secara jujur dan adil dengan aman, tertib dan lancar. Partisipasi pemilih bahkan mencapai di atas 80% merupakan sebuah capaian fenomenal pasca reformasi.

Karena itu, Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (PP KAUJE) mengajak semua pihak memberikan apreasiasi atas kinerja penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP). Apresiasi yang sama diberikan kepada aparat keamanan TNI dan Polri, serta seluruh komponen yang telah berkerja keras untuk suksesnya pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 ini.

Meskipun demikian, PP KAUJE masih melihat ada gejala semakin menghangatnya situasi politik pasca pemilu. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan semakin terkoyaknya tenun kebangsaan Indonesia. Untuk itu, PP KAUJE menyampaikan maklumat dan seruan.

"Mendorong dimanfaatkannya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi -dengan penuh integritas- untuk membuat semakin akuntabel dan transparannya pelaksanaan pemilu," ujar Ketua Umum PP KAUJE Ali Masykur Musa lewat rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (23/4/2019).

Pihaknya meminta para pendukung Paslon 01 dan 02 untuk terus mengawal jalannya perhitungan resmi KPU dengan tetap menjaga rasa saling percaya dan saling menghargai, serta menjaga etika politik. Dia juga mengimbau semua pihak pendukung baik 01 maupun 02 untuk menahan diri dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memprovokasi terjadinya tindakan inkonstitusional.

"Mengimbau semua pihak untuk menunggu hasil perhitungan KPU yang merupakan acuan resmi sesuai konstitusi," kata dia.

Ali menegaskan bahwa NKRI dengan dasar negara Pancasila dan konstitusi UUD 1945 yang menjadi acuan gerak, tindakan dan patokan kita dalam berbangsa dan bernegara. "Kami mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada dan seluruh civitas akademika PTN dan PTS seluruh Indonesia, serta semua komponen umat beragama untuk bersatu menciptakan kedamaian dan menjaga suasana tetap kondusif dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di negeri tercinta ini," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved