Serangan Hoaks ke KPU Meningkat Pascapencoblosan

Minggu, 21 April 2019 - 01:18 WIB
Serangan Hoaks ke KPU...
Serangan Hoaks ke KPU Meningkat Pascapencoblosan
A A A
JAKARTA - Serangan hoaks dari berbagai pihak yang tidak bertanggungjawab ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) meningkat pasca pencoblosan 17 April 2019.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan, pihaknya mengidentifikasi masih terus ada penyebaran kabar-kabar bohong (hoaks) sesaat setelah pencoblosan 17 April 2019 hingga saat ini. Hampir keseluruhan sebaran hoaks terjadi di media sosial. Bahkan menurut Rudiantara, hoaks tersebut lebih banyak menyasar KPU.

"Kalau kita bandingan hari pertama bulan Maret dan 17 hari pertama April lebih banyak April. Meskipun pemilu sudah selesai, tapi kami mengidentifikasi masih ada hoaks yang berkaitan dengan Pilpres," ujar Rudiantara di sela peluncuran Pusat Informasi Penghitungan Suara di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Dia membeberkan, menyikapi penyebaran hoaks dan serangan hoaks terhadap KPU maka Kemenkominfo telah membentuk tim satuan tugas (satgas). Tim ini bertugas melacak dan mengidentifikasi sebaran hoaks di media sosial. Berikutnya tim ini bersama tim dari KPU akan bekerjasama guna mengantisipasi peningkatan sebaran hoaks terkait Pemilu 2019 pasca pencoblosan 17 April lalu.

"Kominfo dan KPU juga mempunyai satgas yang memerangi hoaks yang ditujukan kepada KPU. KPU kan lembaga yang memang independen untuk menyelenggarakan Pemilu. Kita hormati lah jangan dibikin hoaks ke arah KPU. Hoaks yang mengarah ke KPU sekarang coba kami 'address'. Ada tim Kominfo dan KPU yang meng-'address' masalah ini" tegasnya.

Rudiantara menuturkan, mestinya semua pihak menghormati dan menghargai kerja dan kinerja KPU yang berhasil melaksanakan Pilpres dan Pileg 2019 secara serentak. Menurut dia, semua pihak juga mesti mendukung dan memberikan kepercayaan kepada KPU hingga tahap perhitungan akhir selesai dilakukan.

"Jadi kita jaga sama-sama jangan kirimkan hoaks terutama untuk KPU, kita jaga sama-sama untuk KPU lakukan perhitungan," ucapnya.
(pur)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved