Kampanye Paslon 01 di GBK, TKN Ingin seperti Pembukaan Asian Games
Sabtu, 13 April 2019 - 12:47 WIB
Kampanye Paslon 01 di GBK, TKN Ingin seperti Pembukaan Asian Games
A
A
A
JAKARTA - Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sudah dipenuhi puluhan ribu peserta kampanye akbar paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'arif Amin. Saat ini, antrean panjang masih terlihat di luar Stadion.
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, mengatakan, panitia sudah menyiapkan tindakan antisipasi manakala peserta mengular hingga keluar kompleks SUGBK. Salah satunya dengan menyiapkan panggung di luar SUGBK untuk menghibur pendukung.
"Panggung di luar GBK akan dilengkapi layar sehingga yang masih di luar juga bisa tetap tak ketinggalan suasana acara yang sedang berlangsung di dalam stadion," ujarnya kepada wartawan di GBK, Sabtu (13/4/2019).
Acara sendiri akan dimulai dengan rangkaian karnaval yang melibatkan ratusan ribu massa relawan, simpatisan partai, serta massa buruh. Karnaval akan dimulai dari Bundaran HI hingga memasuki kompleks GBK.
Untuk tetap menjaga kebersihan di sekitar SUGBK, Tim TKN Jokowi-Ma'ruf sudah menyebar 500 sukarelawan yang tergabung dalam Tim Semut Gercep Putih. Mereka bakal bekerja bersama dengan tim kebersihan organik dari GBK. Tim sukarelawan itu disebar untuk menjaga kawasan SUGBK tetap bersih dan apik.
"Kebersihan menjadi faktor utama yang saya tekankan pada seluruh panitia pelaksana dan relawan yang tergabung di Rapat Umum Rakyat: Konser Putih Bersatu. Pengalaman saat Asian Games 2018 lalu, ketika kita mampu menjaga keasrian, keindahan, dan kebersihan GBK, akan dipertahankan saat kampanye Capres Jokowi-Ma'ruf Amin ini berlangsung," ujar Erick.
Menurut Erick, Tim Semut Gercep Putih itu bakal dikoordinatori oleh Syafiq Pontoh. Dalam aksinya di lapangan, tim sukarelawan memiliki inisiatif sendiri untuk mendukung pelaksanaan rapat umum rakyat dengan menjaga kebersihan. Mereka bakal langsung memunguti sampah-sampah di lokasi penjagaannya, baik di tempat kuliner, fasilitas parkir, maupun toilet.
"Tak hanya lingkungan sekitar GBK, mulai dari toilet, fasilitas parkir, fasilitas istirahat massa, seperti tempat kuliner dan tenmpat-tempat lainnya juga dijaga oleh tim semut kami. Istilahnya, ketika melihat sampah sedikit, mereka langsung pungut," katanya.
Dengan begitu, lanjut Erick, peserta tidak hanya merasakan suasana kegembiraan dalam mengikuti kampanye, tapi juga bisa menikmati sajian kuliner, tontonan, dan menggunakan fasilitas umum, seperti toilet yang terjaga kebersihannya.
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, mengatakan, panitia sudah menyiapkan tindakan antisipasi manakala peserta mengular hingga keluar kompleks SUGBK. Salah satunya dengan menyiapkan panggung di luar SUGBK untuk menghibur pendukung.
"Panggung di luar GBK akan dilengkapi layar sehingga yang masih di luar juga bisa tetap tak ketinggalan suasana acara yang sedang berlangsung di dalam stadion," ujarnya kepada wartawan di GBK, Sabtu (13/4/2019).
Acara sendiri akan dimulai dengan rangkaian karnaval yang melibatkan ratusan ribu massa relawan, simpatisan partai, serta massa buruh. Karnaval akan dimulai dari Bundaran HI hingga memasuki kompleks GBK.
Untuk tetap menjaga kebersihan di sekitar SUGBK, Tim TKN Jokowi-Ma'ruf sudah menyebar 500 sukarelawan yang tergabung dalam Tim Semut Gercep Putih. Mereka bakal bekerja bersama dengan tim kebersihan organik dari GBK. Tim sukarelawan itu disebar untuk menjaga kawasan SUGBK tetap bersih dan apik.
"Kebersihan menjadi faktor utama yang saya tekankan pada seluruh panitia pelaksana dan relawan yang tergabung di Rapat Umum Rakyat: Konser Putih Bersatu. Pengalaman saat Asian Games 2018 lalu, ketika kita mampu menjaga keasrian, keindahan, dan kebersihan GBK, akan dipertahankan saat kampanye Capres Jokowi-Ma'ruf Amin ini berlangsung," ujar Erick.
Menurut Erick, Tim Semut Gercep Putih itu bakal dikoordinatori oleh Syafiq Pontoh. Dalam aksinya di lapangan, tim sukarelawan memiliki inisiatif sendiri untuk mendukung pelaksanaan rapat umum rakyat dengan menjaga kebersihan. Mereka bakal langsung memunguti sampah-sampah di lokasi penjagaannya, baik di tempat kuliner, fasilitas parkir, maupun toilet.
"Tak hanya lingkungan sekitar GBK, mulai dari toilet, fasilitas parkir, fasilitas istirahat massa, seperti tempat kuliner dan tenmpat-tempat lainnya juga dijaga oleh tim semut kami. Istilahnya, ketika melihat sampah sedikit, mereka langsung pungut," katanya.
Dengan begitu, lanjut Erick, peserta tidak hanya merasakan suasana kegembiraan dalam mengikuti kampanye, tapi juga bisa menikmati sajian kuliner, tontonan, dan menggunakan fasilitas umum, seperti toilet yang terjaga kebersihannya.
(thm)