TKN Ingatkan Penumpang Gelap di Gerbong Prabowo-Sandi

Kamis, 11 April 2019 - 10:42 WIB
TKN Ingatkan Penumpang...
TKN Ingatkan Penumpang Gelap di Gerbong Prabowo-Sandi
A A A
JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH. Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto berkomentar soal pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais yang menyamakan Capres Prabowo Subinato sebagai titisan Bung Karno, Bung Hatta dan Bung Tomo.

Menurut Hasto, menyamakan Prabowo dengan para tokoh bangsa tersebut berbanding terbalik dengan perilaku Prabowo yang semakin temperamental, terjebak pada memori berbagai persoalan lama, dan watak kampanyenya yang jauh dari politik kebaikan.

"Kita tahu begitu banyak fitnah dan hoax yang mereka lemparkan, sampai KPU pun meminta mengusut tuntas hoax atas hasil perolehan suara LN yang dikampanyekan melalui jejaring tim Prabowo-Sandi. Ketika jumlah massa yang di GBK dengan kapasitas maks 170 ribu pun diklaim lebih dari 1 juta, maka kita bisa paham, karakter pemimpin manipulatif tersebut justru akan direspons negatif oleh rakyat," ujar Hasto kepada wartawan, Kamis (11/4/2019).

Menurut Hasto, apa yang ditampilkan sebagai komunikasi politik Tim Prabowo-Sandi adalah manifestasi psikologis cermin kepanikan dan ketidakmampuannya mengatasi penumpang gelap, di mana publik paham bahwa di belakang Prabowo-Sandi tersembunyi agenda terselubung akibat adanya dukungan simpatisan ISIS dan dukungan dari mereka yang dari segi pemikiran politik berbeda dengan Pancasila sebagai Jiwa dan karakter bangsa.

"Kampanye di GBK menunjukkan kuatnya eksklusivitas yang berbeda dengan watak dan kepribadian bangsa yang begitu inklusif. Rakyat terus mencatat bagaimana saat kampanye di Cianjur, Pak Prabowo menggunakan mobil eks donatur ISIS berpelat nomor B2 64RIS. Atas dasar tampilan kampanye ekstra eklusif tersebut, munculah banyak tulisan di sosial media, bagaimana dalam kampanye Di GBK, Gerindra dikudeta oleh PKS," ungkap Hasto.

PDI Perjuangan, kata Hasto, bisa memahami kegusaran KPU atas manipulasi hasil perolehan suara di LN yang dimanipulasi condong ke paslon 02. "Kesemuanya adalah manipulasi. Di Suriah, ISIS juga jago dalam hal manipulasi itu. Karena itulah PDI Perjuangan bersama Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo dan parpol KIK lainnya terus merapatkan barisan bersama seluruh komponen masyarakat dan relawan, untuk terus mengawal politik kebenaran, politik putih adalah kita," ucapnya.

Bagi Sekjen DPP PDI Perjuangan ini, politik H-6 ini seharusnya diisi dengan kontestasi kebaikan untuk bangsa dan negara. Menurutnya, PDI Perjuangan percaya pada nasehat para ulama, dan seluruh tokoh agama lainnya yang terus memberikan penguatan landasan moral dalam politik, bahwa akhirnya pemimpin berkarakter baiklah yang akan memenangkan hati rakyat.

"PDI Perjuangan juga percaya bahwa suara mayoritas rakyat yang selama ini berdiam diri, terus mencatat dalam hati sanubarinya bahwa Indonesia yang begitu besar memerlukan pemimpin baik yang merakyat. Inilah keunggulan Jokowi-KH Maruf Amin sebagai representasi pemimpin yang merangkul seluruh potensi bangsa Indonesia yang begitu beragam dalam satu arah kemajuan," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved