SBY Kritik Konsep Kampanye Prabowo, Begini Reaksi Sandiaga Uno

Minggu, 07 April 2019 - 19:44 WIB
SBY Kritik Konsep Kampanye...
SBY Kritik Konsep Kampanye Prabowo, Begini Reaksi Sandiaga Uno
A A A
MEDAN - Calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mengucapkan terima kasih menyikapi kritik yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait konsep kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Sandi mengungkapkan, tim Prabowo-Sandi telah mengajak seluruh elemen masyarakat dari berbagai agama, suku, dan ras dalam kegiatan tersebut.

“Kita terima kasih masukan dari Pak SBY. Saya tadi ketemu dengan beberapa tokoh agama. Pak Prabowo sendiri juga keluarganya kan Bhinneka Tunggal Ika, ada yang Islam, Kristen, dan Katolik,” tutur Sandi saat menghadiri acara pengajian di Tiara Convention Centre, Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara, Minggu (7/4/2019).

Sebelumnya, SBY mengkritik konsep kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion GBK, hari ini. Kritik SBY itu terungkap dalam surat yang disampaikannya kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hassan, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan.

Dalam surat SBY tertanggal 6 April 2019, SBY menilai konsep kampanye Prabowo-Sandi tidak lazim dan tidak mencerminkan kampanye nasional yang inklusif.

Pendapat SBY didasarkan atas informasi yang diterimanya tentang set up dan run down acara, serta tampilan kampanye akbar atau rapat umum Prabowo-Sandi di Stadion Utama GBK hari ini.

"Menurut saya apa yang akan dilakukan dalam kampanye akbar di GBK tersebut tidak lazim dan tidak mencerminkan kampanye nasional yang inklusif, melalui sejumlah unsur pimpinan Partai Demokrat saya meminta konfirmasi apakah berita yang saya dengar itu benar. Malam hari ini, saya mendapat kepastian bahwa informasi yang didapat dari pihak lingkaran dalam Bapak Prabowo, berita yang saya dengar itu mengandungi kebenaran," tulis SBY dalam suratnya.

Dalam suratnya, SBY meminta kepada tiga pengurus partainya itu untuk memberikan saran kepada Prabowo, yakni penyelenggaraan kampanye nasional (Partai Demokrat menjadi bagian did alamnya) tetap dan senantiasa mencerminkan "inclusiveness".

"Dengan sasanti 'Indonesia untuk Semua' Juga mencerminkan kebinekaan atau kemajemukan. Juga mencerminkan persatuan. 'Unity in diversity'. Cegah demonstrasi apalagi 'show of force' identitas, baik yang berbasiskan agama, etnis serta kedaerahan, maupun yang bernuasa ideologi, paham dan polarisasi politik yang ekstrem," tulis SBY.

Menurut SBY, pemilihan presiden adalah memilih pemimpin bangsa, pemimpin rakyat, pemimpin semua. Karenanya, sejak awal set up-nya' harus benar dengan mindset harus tetap "Semua Untuk Semua" , atau "All For All".

SBY berpendapat calon pemimpin harus berpikir dan memiliki tekad menjadi pemimpin bagi semua. Jika terplih kelak akan menjadi pemimpin yang kokoh dan insya Allah akan berhasil.

"Sebaliknya, pemimpin yang mengedepankan identitas atau gemar menghadapkan identitas yang satu dengan yang lain, atau yang menarik garis tebal 'kawan dan lawan' untuk rakyatnya sendiri, hampir pasti akan menjadi pemimpin yang rapuh. Bahkan sejak awal sebenarnya dia tidak memenuhi syarat sebagai pemimpin bangsa. Saya sangat yakin, paling tidak berharap, tidak ada pemikiran seperti itu (sekecil apa pun) pada diri Pak Jokowi dan Pak Prabowo," tulis SBY.
(dam)
Berita Terkait
SBY Sambangi Prabowo...
SBY Sambangi Prabowo Subianto di Kertanegara
Pertemuan SBY-Prabowo...
Pertemuan SBY-Prabowo di Pacitan, Andi Mallarangeng Ungkap Hal Ini
Pertemuan SBY-Prabowo...
Pertemuan SBY-Prabowo di Pacitan, Demokrat: Bertemunya Dua Teman Lama
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
Berita Terkini
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved