Kampanye untuk Jokowi-Ma'ruf, Megawati Imbau Warga Indramayu Tidak Golput
Kamis, 04 April 2019 - 19:52 WIB
Kampanye untuk Jokowi-Ma'ruf, Megawati Imbau Warga Indramayu Tidak Golput
A
A
A
INDRAMAYU - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengaku prihatin terkait 'ribut-ribut' mengenai isu golput pada Pemilu 2019. Keprihatinan tersebut disampaikan Megawati saat kampanye umum untuk PDIP dan pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin di hadapan ribuan petani di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019).
Perempuan yang akrab disapa Mega itu menganggap, mereka yang golput karena mau liburan. "Saya bilang kamu orang Indonesia bukan sih, makan dari mana, apa tidak dari air Indonesia, bahan makanan Indonesia," ujar Mega.
Mega menilai menggunakan hak pilih hanya sebentar untuk menentukan masa depan bangsa lima tahun ke depan. Maka itu, Presiden kelima RI itu mengajak masyarakat khususnya warga Jawa Barat untuk menggunakan hak pilih mereka.
Mega mengingatkan masyarakat tak perlu khawatir dalam menggunakan hak pilihnya. Meski ada isu yang membuat masyarakat khawatir soal pelaksanaan pemilu, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu meyakini negara telah berdaulat secara politik.
"Kalau mereka ingin menggagalkan pemilu yang memang sebuah keharusan setiap lima tahun sekali ya pasti orang itu akan ditindak. Jadi jangan termakan," tegasnya.
Dia menambahkan banyak yang menginformasikan ke dirinya sebagai Ketua Umum Partai bahwa PDIP sudah menang pemilu. Sehingga masyarakat tak perlu datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk itu, Dewan Penasihat TKN Jokowi-Ma'ruf itu menganggap bohong.
"Karena saya akan datang ke TPS untuk memberikan hak saya, hak saya milik saya sendiri. Jadi semua datang," tukas Mega.
Perempuan yang akrab disapa Mega itu menganggap, mereka yang golput karena mau liburan. "Saya bilang kamu orang Indonesia bukan sih, makan dari mana, apa tidak dari air Indonesia, bahan makanan Indonesia," ujar Mega.
Mega menilai menggunakan hak pilih hanya sebentar untuk menentukan masa depan bangsa lima tahun ke depan. Maka itu, Presiden kelima RI itu mengajak masyarakat khususnya warga Jawa Barat untuk menggunakan hak pilih mereka.
Mega mengingatkan masyarakat tak perlu khawatir dalam menggunakan hak pilihnya. Meski ada isu yang membuat masyarakat khawatir soal pelaksanaan pemilu, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu meyakini negara telah berdaulat secara politik.
"Kalau mereka ingin menggagalkan pemilu yang memang sebuah keharusan setiap lima tahun sekali ya pasti orang itu akan ditindak. Jadi jangan termakan," tegasnya.
Dia menambahkan banyak yang menginformasikan ke dirinya sebagai Ketua Umum Partai bahwa PDIP sudah menang pemilu. Sehingga masyarakat tak perlu datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk itu, Dewan Penasihat TKN Jokowi-Ma'ruf itu menganggap bohong.
"Karena saya akan datang ke TPS untuk memberikan hak saya, hak saya milik saya sendiri. Jadi semua datang," tukas Mega.
(kri)