TKN soal Dilan: Tugas Jokowi Dalam Menyiapkan Pemimpin Muda
Minggu, 31 Maret 2019 - 15:01 WIB
TKN soal Dilan: Tugas Jokowi Dalam Menyiapkan Pemimpin Muda
A
A
A
BEKASI - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin , Hasto Kristiyanto, tidak menampik bahwa jargon Dilan atau Digital dan melayani yang disampaikan Jokowi dalam Debat Capres semalam untuk memberikan apresiasi terhadap anak bangsa dan kaum milenial.
Kendati begitu, Hasto tak secara eksplisit menyebutkan jargon Dilan untuk menggaet pemilih milenial. "Sebenarnya dukungan Pak Jokowi dari milenial, termasuk milenial matang, sangat kuat. Karena Pak Jokowi sangat visioner bagaikan infrastruktur digital dibangun sangat baik," ujar Hasto saat kampanye di Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (31/3/2019). (Baca juga: Kampanye, Hasto Lepas Mobil dengan Kepala Banteng dan Ondel-ondel)
Bagi Hasto, dukungan dan peran Jokowi terhadap kalangan milenial dianggap sudah baik. Hal ini ditandai dengan peningkatan pendidikan dan munculnya usahawan-usahawan muda yang bergerak di bidang starup. Bahkan saat ini, Indonesia memiliki empat unicorn terhebat di Asia tenggara.
"Dengan demikian (Dilan) ini untuk menegaskan tugas Pak Jokowi mempersiapkan pemimpin muda, pemimpin baru Indonesia tahun 2024 yang akan datang," ungkapnya. (Baca juga: Kenalkan Pemerintah 'Dilan', Ini Penjelasan Jokowi)
Selain itu, lanjut Hasto, pemerintahan Dilan yang disampaikan Jokowi juga untuk memperbaiki sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel yang berbasis teknologi informasi seperti mall pelayanan publik.
"Itu yang dilakukan Pak jokowi. Pak Prabowo nampak kering dalam pengalaman sehingga yang diungkap adalah masa lalu yang tak jauh beda dengan 2009. Persoalan sudah masuk dalam memori yang terdalam Pak Prabowo tanpa solusi bagi masa depan bangsa," pungkasnya.
Kendati begitu, Hasto tak secara eksplisit menyebutkan jargon Dilan untuk menggaet pemilih milenial. "Sebenarnya dukungan Pak Jokowi dari milenial, termasuk milenial matang, sangat kuat. Karena Pak Jokowi sangat visioner bagaikan infrastruktur digital dibangun sangat baik," ujar Hasto saat kampanye di Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (31/3/2019). (Baca juga: Kampanye, Hasto Lepas Mobil dengan Kepala Banteng dan Ondel-ondel)
Bagi Hasto, dukungan dan peran Jokowi terhadap kalangan milenial dianggap sudah baik. Hal ini ditandai dengan peningkatan pendidikan dan munculnya usahawan-usahawan muda yang bergerak di bidang starup. Bahkan saat ini, Indonesia memiliki empat unicorn terhebat di Asia tenggara.
"Dengan demikian (Dilan) ini untuk menegaskan tugas Pak Jokowi mempersiapkan pemimpin muda, pemimpin baru Indonesia tahun 2024 yang akan datang," ungkapnya. (Baca juga: Kenalkan Pemerintah 'Dilan', Ini Penjelasan Jokowi)
Selain itu, lanjut Hasto, pemerintahan Dilan yang disampaikan Jokowi juga untuk memperbaiki sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel yang berbasis teknologi informasi seperti mall pelayanan publik.
"Itu yang dilakukan Pak jokowi. Pak Prabowo nampak kering dalam pengalaman sehingga yang diungkap adalah masa lalu yang tak jauh beda dengan 2009. Persoalan sudah masuk dalam memori yang terdalam Pak Prabowo tanpa solusi bagi masa depan bangsa," pungkasnya.
(thm)