Ma'ruf Sebut Infrastruktur Tak Bisa Dimakan Tapi untuk Cari Makan
Jum'at, 29 Maret 2019 - 15:54 WIB
Ma'ruf Sebut Infrastruktur Tak Bisa Dimakan Tapi untuk Cari Makan
A
A
A
PALEMBANG - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin ikut menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang gencar dibangun Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebab, meski infrastruktur banyak dinikmati oleh masyarakat, namun ada sebagian pihak yang mengritik karya Jokowi dengan menyebut rakyat tidak makan infrastruktur.
Hal tersebut disampaikan Kiai Ma'ruf saat menghadiri deklarasi Brigade Mahasiswa Jokowi-Ma'ruf di Palembang, Sumatera Selatan. Diakui Kiai Ma'ruf, memang infrastruktur tak bisa dimakan, tapi bisa untuk mencari makan.
"Kalau ada yang bilang infrastruktur tidak bisa dimakan, infrastrukturnya tidak bisa dimakan, tapi bisa untuk mencari makan," kata Ma'ruf dalam sambutannya, Jumat (29/3/2019).
Di hadapan kalangan milenial, Kiai Ma'ruf menganggap, Jokowi telah banyak membangun infrastruktur berupa jalan tol di seluruh wilayah Indonesia, infrastruktur pelabuhan untuk konektivitas, sampai infrastruktur internet atau yang disebut Kiai Ma'ruf sebagai tol langit.
Khusus tol langit, calon pendamping Jokowi itu mengatakan, masyarakat khususnya kalangan milenial akan terbantu dalam mengembangkan usaha mereka untuk berdagang dengan memanfaatkan kemudahan internet atau online.
"Bisa jual barang ga perlu pake toko pake warung. Bisa pesen barang bisa pesen makanan cukup dengan handphone," jelas Ketum MUI itu.
Kiai Ma'ruf juga membanggakan banyak perusahaan rintisan berkat teknologi internet. Perusahaan tersebut beberapa sudah memiliki valuasi satu miliar dollar atau yang dikenal sebagai unicorn. Contohnya Indonesia memiliki unicorn seperti Gojek, Bukalapak, Traveloka, dan Tokopedia.
"Ini namanya kemudahan-kemudahan. PBBT itu namanya startup, perusahaan baru yang berbasis teknologi online itu bisa kenapa karena ada tol langit," pungkasnya.
Sebab, meski infrastruktur banyak dinikmati oleh masyarakat, namun ada sebagian pihak yang mengritik karya Jokowi dengan menyebut rakyat tidak makan infrastruktur.
Hal tersebut disampaikan Kiai Ma'ruf saat menghadiri deklarasi Brigade Mahasiswa Jokowi-Ma'ruf di Palembang, Sumatera Selatan. Diakui Kiai Ma'ruf, memang infrastruktur tak bisa dimakan, tapi bisa untuk mencari makan.
"Kalau ada yang bilang infrastruktur tidak bisa dimakan, infrastrukturnya tidak bisa dimakan, tapi bisa untuk mencari makan," kata Ma'ruf dalam sambutannya, Jumat (29/3/2019).
Di hadapan kalangan milenial, Kiai Ma'ruf menganggap, Jokowi telah banyak membangun infrastruktur berupa jalan tol di seluruh wilayah Indonesia, infrastruktur pelabuhan untuk konektivitas, sampai infrastruktur internet atau yang disebut Kiai Ma'ruf sebagai tol langit.
Khusus tol langit, calon pendamping Jokowi itu mengatakan, masyarakat khususnya kalangan milenial akan terbantu dalam mengembangkan usaha mereka untuk berdagang dengan memanfaatkan kemudahan internet atau online.
"Bisa jual barang ga perlu pake toko pake warung. Bisa pesen barang bisa pesen makanan cukup dengan handphone," jelas Ketum MUI itu.
Kiai Ma'ruf juga membanggakan banyak perusahaan rintisan berkat teknologi internet. Perusahaan tersebut beberapa sudah memiliki valuasi satu miliar dollar atau yang dikenal sebagai unicorn. Contohnya Indonesia memiliki unicorn seperti Gojek, Bukalapak, Traveloka, dan Tokopedia.
"Ini namanya kemudahan-kemudahan. PBBT itu namanya startup, perusahaan baru yang berbasis teknologi online itu bisa kenapa karena ada tol langit," pungkasnya.
(maf)