Kiai dan Santri Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin
Kamis, 28 Maret 2019 - 13:48 WIB
Kiai dan Santri Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin
A
A
A
SLEMAN - Para kiai dan santri se-Yogyakarta mendukung Cawapres KH Ma’ruf Amin. Dukungan ini didengungkan di Yayasan Nur Iman Mlangi, Sleman, Yogyakarta, Kamis (28/03) pagi. Deklarasi dukungan dilakukan secara bersama, sebelumnya dilakukan istigasah bersama warga Nahdlatul Ulama (NU).
Kiai Maruf Amin hadir sekitar pukul 10.25 WIB, yang didampingi istrinya Nyai Hj. Wury Estu Handayani. Hadir pula Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Rais Syuriah PBNU KH Said Asrori, serta para masyaikh Mlangi Yogyakarta.
"Bersyukur bisa hadir di Mlangi, Kota Santri. Kalau hari ini ada deklarasi dukung kiai dan santri ini mencerminkan masyarakat Malang mendukung pasangan nomor urut 01," kata Kiai Ma’ruf Amin.
Kiai Ma’ruf mendapat informasi untuk Yogyakarta, suara dukungan ke pasangan nomor urut 01 sudah mencapai 62% suara, menuju 70% suara. "Jadi saya lihat Yogyakarta sudah sangat kondusif, untuk memenangkan pasangan nomor urut 01," tuturnya.
Dalam sambutannya, Kiai Ma’ruf mengingatkan pentingnya penguatan ideologi Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI. Ini dikarenakan ada pihak tertentu yang ingin menggantikan dasar negara.
Ia ingin menyatukan seluruh elemen bangsa, baik yang mendukung atau tidak. "Supaya tidak ada lagi gesekan di Indonesia, karena ingin membangun keutuhan Indonesia," ujarnya.
Menurut Kiai Ma’ruf, ke depan akan melakukan perbaikan ekonomi secara keseluruhan, ditambah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) supaya Indonesia semakin maju. Para kiai dan santri untuk ikut bertanggung jawab, dalam sistem Indonesia dalam menyampaikan suara itu hak. "Dalam mengangkat pemimpin itu hukumnya wajib, kalau kita ingin pemimpin terbaik maka gunakan hak pilihnya," katanya.
Kiai Maruf Amin menambahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan fatwa. Masyarakat Indonesia wajib menggunakan hak suaranya.
Ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk datang ke TPS memakai baju warna putih, dan memilih pasangan capres-cawapres yang memakai baju putih. "Itu sudah lengkap. Tinggal kita mensosialisasikan langsung kepada masyarakat," tandasnya.
Kiai Maruf Amin hadir sekitar pukul 10.25 WIB, yang didampingi istrinya Nyai Hj. Wury Estu Handayani. Hadir pula Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Rais Syuriah PBNU KH Said Asrori, serta para masyaikh Mlangi Yogyakarta.
"Bersyukur bisa hadir di Mlangi, Kota Santri. Kalau hari ini ada deklarasi dukung kiai dan santri ini mencerminkan masyarakat Malang mendukung pasangan nomor urut 01," kata Kiai Ma’ruf Amin.
Kiai Ma’ruf mendapat informasi untuk Yogyakarta, suara dukungan ke pasangan nomor urut 01 sudah mencapai 62% suara, menuju 70% suara. "Jadi saya lihat Yogyakarta sudah sangat kondusif, untuk memenangkan pasangan nomor urut 01," tuturnya.
Dalam sambutannya, Kiai Ma’ruf mengingatkan pentingnya penguatan ideologi Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI. Ini dikarenakan ada pihak tertentu yang ingin menggantikan dasar negara.
Ia ingin menyatukan seluruh elemen bangsa, baik yang mendukung atau tidak. "Supaya tidak ada lagi gesekan di Indonesia, karena ingin membangun keutuhan Indonesia," ujarnya.
Menurut Kiai Ma’ruf, ke depan akan melakukan perbaikan ekonomi secara keseluruhan, ditambah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) supaya Indonesia semakin maju. Para kiai dan santri untuk ikut bertanggung jawab, dalam sistem Indonesia dalam menyampaikan suara itu hak. "Dalam mengangkat pemimpin itu hukumnya wajib, kalau kita ingin pemimpin terbaik maka gunakan hak pilihnya," katanya.
Kiai Maruf Amin menambahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan fatwa. Masyarakat Indonesia wajib menggunakan hak suaranya.
Ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk datang ke TPS memakai baju warna putih, dan memilih pasangan capres-cawapres yang memakai baju putih. "Itu sudah lengkap. Tinggal kita mensosialisasikan langsung kepada masyarakat," tandasnya.
(poe)