Ma'ruf Amin Teken Prasasti Bersatu Hati Membangun Negeri di Yogyakarta
Kamis, 28 Maret 2019 - 13:28 WIB
Ma'ruf Amin Teken Prasasti Bersatu Hati Membangun Negeri di Yogyakarta
A
A
A
YOGYAKARTA - Di sela-sela kunjungan dan kampanye terbuka ke wilayah Yogyakarta, Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin menandatangani lukisan prasasti 'Bersatu Hati Membangun Negeri'. Prasasti tersebut memuat gambar paslon 01, Jokowi dan dirinya yang mengenakan pakaian putih dengan peci hitam.
Lukisan itu diinisiasi oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) DIY, yakni Totok Sudarwoto. Prasasti sebagai penggugah semangat masyarakat DIY, terutama melalui budaya untuk memilih Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.
Ketua TKD Yogyakarta Bambang Praswanto menyatakan setelah prasasti ditandatangani paslon Jokowi-Ma'ruf, maka berikutnya prasasti itu juga akan diteken sejumlah tokoh di DIY.
"Jadi nanti selain ditandatangani oleh Pak Jokowi dan Abah (Kiai Ma'ruf), nanti tokoh-tokoh Jogja juga ikut tanda tangan di situ. Misal nanti pPk Wali Kota, Pak Bupati Kulon Progo dan sebagainya. Itu tekad kita untuk memenangkan 01," ujar Bambang saat mendampingi Kiai Ma'ruf di Yogyakarta, Kamis (28/3/2019).
Bambang menuturkan nantinya prasasti yang telah ditandatangani itu akan dibawa pada saat kegiatan konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma'ruf termasuk saat bergerak ke lapangan. Bambang menargetkan 70% suara untuk pasangan 01 di Pilpres 2019 ini.
"Target kita 70%. Sekarang ini, hasil survei kita terakhir yang dilakukan UGM (Universitas Gajah Mada) tanggal 15 Maret 2019, itu kita 61%. Jadi survei satu bulan sebelumnya. Saya yakin. Yakin bahwa akan tercapai, paling tidak mendekati 70%," tutur Bambang.
Usai Kiai Ma'ruf menandatangani prasasti, Bambang bersama istri Ma'ruf, Wury Estu Handayani, anak Ma'ruf, Siti Mamduhah, Ketua DPD Golkar DIY Haryadi Suyuti, Totok Sudarwoto, dan Yani Sapto Hudoyo, berfoto bersama seraya menunjukkan jari jempol.
Bambang menambahkan, di wilayah Yogyakarta akan melangsungkan rapat umum atau kampanye akbar yang rencananya dihadiri oleh ketua umum partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf.
"Nanti kita harapannya Bu Mega bisa ke sini atau nanti Pak Airlangga atau Pak Surya Paloh. Tapi yang penting nanti tempatnya di Kulon Progo. 7 April 2019 jam 14.00," pungkasnya.
Lukisan itu diinisiasi oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) DIY, yakni Totok Sudarwoto. Prasasti sebagai penggugah semangat masyarakat DIY, terutama melalui budaya untuk memilih Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.
Ketua TKD Yogyakarta Bambang Praswanto menyatakan setelah prasasti ditandatangani paslon Jokowi-Ma'ruf, maka berikutnya prasasti itu juga akan diteken sejumlah tokoh di DIY.
"Jadi nanti selain ditandatangani oleh Pak Jokowi dan Abah (Kiai Ma'ruf), nanti tokoh-tokoh Jogja juga ikut tanda tangan di situ. Misal nanti pPk Wali Kota, Pak Bupati Kulon Progo dan sebagainya. Itu tekad kita untuk memenangkan 01," ujar Bambang saat mendampingi Kiai Ma'ruf di Yogyakarta, Kamis (28/3/2019).
Bambang menuturkan nantinya prasasti yang telah ditandatangani itu akan dibawa pada saat kegiatan konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma'ruf termasuk saat bergerak ke lapangan. Bambang menargetkan 70% suara untuk pasangan 01 di Pilpres 2019 ini.
"Target kita 70%. Sekarang ini, hasil survei kita terakhir yang dilakukan UGM (Universitas Gajah Mada) tanggal 15 Maret 2019, itu kita 61%. Jadi survei satu bulan sebelumnya. Saya yakin. Yakin bahwa akan tercapai, paling tidak mendekati 70%," tutur Bambang.
Usai Kiai Ma'ruf menandatangani prasasti, Bambang bersama istri Ma'ruf, Wury Estu Handayani, anak Ma'ruf, Siti Mamduhah, Ketua DPD Golkar DIY Haryadi Suyuti, Totok Sudarwoto, dan Yani Sapto Hudoyo, berfoto bersama seraya menunjukkan jari jempol.
Bambang menambahkan, di wilayah Yogyakarta akan melangsungkan rapat umum atau kampanye akbar yang rencananya dihadiri oleh ketua umum partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf.
"Nanti kita harapannya Bu Mega bisa ke sini atau nanti Pak Airlangga atau Pak Surya Paloh. Tapi yang penting nanti tempatnya di Kulon Progo. 7 April 2019 jam 14.00," pungkasnya.
(kri)