Kiai Sepuh Banten, Dulu Prabowo Kini Mantab Dukung Jokowi-Ma'ruf

Selasa, 26 Maret 2019 - 21:21 WIB
Kiai Sepuh Banten, Dulu...
Kiai Sepuh Banten, Dulu Prabowo Kini Mantab Dukung Jokowi-Ma'ruf
A A A
PANDEGLANG - Langkah Presiden Joko Widodo menggandeng KH Ma'ruf Amin mendorong puluhan kiai sepuh di Banten beralih dukungan. Jika pada 2014 lalu mereka dukung Prabowo Subianto, Pilpres kali ini mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Beralihnya dukungan ini diungkapkan kiai sepuh Banten KH Abuya Muhtadi Dimyathi. "Pemilu 2019 saya mendukung KH Ma'ruf Amin. Ke Prabowo sudah pasa pwmili 2014. Jadi sekarang ke Jokowi-Ma'ruf," katanya di depan relawan Balad Jokowi di Cigadung, Pandeglang, Banten, Selasa (26/3/2019).

Sejumlah kiai berpengaruh Pandeglang dan Serang hadir pada acara tersebut. Mereka adalah KH Ahmad dan KH Yusuf Mubaroq. Abuya Muhtadi dianggap ulama paking berpengaruh di Banten sehingga dikenal sebagai Paku Banten.

Abuya Muhtadi mengaku juga pernah mendukung Sandiaga Uno saat mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI. "Soal umur Kiai Ma'ruf sepenuhnya dalam kuasa Allah SWT. Bisa saja kita yang duluan," ujarnya.

Pernyataan serupa juga diungkapkan KH Yusuf Mubaroq. Dalam ceramahnya, ia pernah mendukung Prabowo-Hatta Radjasa dalam Pilpres lalu karena termakan berita hoaks menyangkut Jokowi.

"Pada pertengahan 2018 saya baru 'taubat'. Itu setelah bersama sekitar 40 kiai dari Banten, termasuk KH Abuya Muhtadi bertemu Jokowi dan mendapat penjelasan langsung terkait isu-isu miring yang dituduhkan pada Jokowi," tuturnya.

Dijelaskan, selama ini banyak tuduhan hoaks yang dialamatkan pada Jokowi. Seperti Jokowi PKI, orang tuanya PKI, dan antek asing dan Aseng (China). Juga disebutkan kalau Jokowi adalah boneka Megawati.

Malah disebarkan fitnah kalau PDI Perjuangan sarang komunis hingga isu kalau KH Ma'ruf Amin akan digantikan Ahok karena sudah tua. "Saya sudah mendapat klarifikasi langsung dari Jokowi bahwa semua itu tidak benar," tambahnya.

Ia menambahkan, pemberontakan PKI meletus pada 1965, sedangkan Jokowi lahir pada 1961. "Masak ada anak umur 4 tahun terlibat pemberontakan," ujarnya.

Isu Jokowi antek asing atau China juga tidak benar. Jokowi selama ini dekat dengan negara-negara Islam, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania. Karena kedekatan dan komunikasinya itulah, maka Raja Salman berkunjung ke Indonesia.

Mengenai latar belakang Jokowi, ia menyatakan telah mendapat informasi dari seorang ulama di Solo, KH Abdurahman. Disebutkan bahwa sebelum menjadi wali kota Solo, Jokowi merupakan pemimpin pengajian sholawat dan rajin shalat wajib serta sunah, bahkan rajin melaksanakan puasa sunah, Senin dan Kamis.

"Jokowi dan keluarganya Islam, bahkan sudah menunaikan Ibadah Haji. Saya pernah bersama-sama shalat Jumat dengan Jokowi. Dia (Jokowi) juga pernah ziarah ke Makam Sultan Banten (Maulana Hasanuddin), saya sendiri yang mendampinginya," ujarnya.

Yang terpenting, Jokowi bukan hanya memberikan janji, tapi bukti. Banyak pembangunan yang dilaksanakan, termasuk berupaya mensertifikatkan lahan musala dan masjid di seluruh Indonesia, serta bantuan bagi para santri.
(poe)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved