Punya Tantangan Kompleks, Kiai Ma'ruf: Santri Zaman Now Harus Melek IT

Senin, 25 Maret 2019 - 22:47 WIB
Punya Tantangan Kompleks,...
Punya Tantangan Kompleks, Kiai Ma'ruf: Santri Zaman Now Harus Melek IT
A A A
RANGKASBITUNG - Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin memulai kampanye terbukanya di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (25/3/2019) malam. Dalam kampanyenya, Kiai Ma'ruf memperkenalkan Hologram Kampanye Jokowi-Amin. Tak lupa juga mengingatkan masyarakat Lebak, tentang pentingnya pendidikan pesantren yang dikomparasikan dengan peningkatan skill di bidang teknologi.

Masyarakat Banten, yang rata-rata berkultur santri, menurut Kiai Ma'ruf punya banyak potensi yang bisa dikembangkan. "Santri jangan putus asa. Santri zaman now punya tantangan kompleks. Jadi harus mempersiapkan diri," ujar Kiai Ma'ruf.

Santri zaman now harus mulai mengerti teknologi IT, agar bisa memanfaatkan 'tol langit'. Sebuah infrastruktur teknologi yang dibuat pemerintah, untuk kemaslahatan diri, kemaslahatan umat dan bangsa ini.

Kiai Ma'ruf mencontohkan sejumlah startup buatan anak negeri yang kini berhasil menjadi perusahaan skala Unicorn. Ke depan, santri juga bisa jadi pengusaha, jadi founder startup, jadi influencer sambil berdakwah. Sebab santri zaman dulu pun banyak yang jadi pedagang besar, pengusaha, politisi, kepala daerah, dan lain-lain.

"Saya ini santri. Sekarang Pak Jokowi mengangkat santri jadi calon wakil presiden. Kalau sekarang ini saya terpilih jadi wakil presiden, ke depan mudah-mudahan ada santri jadi presiden. Sebab sekarang juga banyak santri menjadi kepala daerah," ujarnya, seraya mengabsen sejumlah nama kepala daerah berlatar belakang pesantren.

Terkait pengembangan potensi santri ini, Direktur Master C 19, Doddy Dwi Nugroho mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan dan melaksanakan berbagai pelatihan untuk santri, yang muaranya adalah peningkatan skill santri. "Kita punya Santri Milenial Centre yang sudah merilis berbagai pelatihan. Dari pelatihan barista, IT sampai barbershop. Tak hanya pelatihan, yang punya potensi bagus dan bisa membaca pasar dengan baik, ada juga yang sudah dibantu permodalan awal. Kini sudah berkembang di beberapa daerah," paparnya.
(poe)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
TKBM Pelabuhan Ungkap...
TKBM Pelabuhan Ungkap Platform Digital Dermaga Atasi Masalah Bongkar Muat
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Program Mandatori B50...
Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved