Survei Litbang Kompas, Tren Elektabilitas PAN Terus Naik

Kamis, 21 Maret 2019 - 15:01 WIB
Survei Litbang Kompas,...
Survei Litbang Kompas, Tren Elektabilitas PAN Terus Naik
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) terus menunjukkan tren kenaikan elektabilitas di berbagai lembaga survei. Survei terbaru dari Litbang Kompas menunjukkan PAN berpotensi meraih elektabilitas sebesar 5,1 persen dengan margin error sebesar 2,2 persen.

Kenaikan signifikan elektabilitas PAN di Survei Litbang Kompas bulan Maret 2019 ini, mengungguli raihan Pastai Nasdem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Untuk diketahui, survei Litbang Kompas ini dilaksanakan dari tanggal 22 Februari sampai 5 Maret 2019. Sebanyak 2.000 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 Provinsi di Indonesia.

Hasil survei Litbang Kompas ini sejalan dengan survei Polmark Indonesia yang juga mencatat tren kenaikan elektabilitas PAN. Menurut Polmark, elektabilitas PAN mencapai 5,9 persen dan berpotensi masuk jajaran 6 besar di Pemilu 2019.

"PAN justru punya capaian signifikan untuk lolos Parliamentary Threshold dengan Elektabilitas sebesar 5,9 persen di atas Partai berbasis massa Islam lainnya seperti PKS, PPP dan PBB," ungkap CEO Polmark Eep Saefullah Fatah di Forum Pikiran, Akal dan Nalar di Hotel Grand Sahid Jaya Makassar, Kamis (21/3/2019).

Survei Polmark dilakukan di 73 Dapil di seluruh Indonesia yang sebarannya meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusra, Maluku dan Papua. Polmark meyakini survei-nya merupakan yang paling komprehensif dengan responden mencapai 32 ribu orang.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Daulay: Dari Pemilu...
Saleh Daulay: Dari Pemilu ke Pemilu PAN Selalu Divonis Tak Lolos ke Senayan
Partai Amanat Nasional...
Partai Amanat Nasional Nggak Baper dengan Hasil Survei Indostrategic
22 Tahun PAN, Ini Perolehan...
22 Tahun PAN, Ini Perolehan Suaranya dari Pemilu ke Pemilu
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
Fraksi PAN Dukung Pembubaran...
Fraksi PAN Dukung Pembubaran Lembaga Negara Jilid II
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved