Berkunjung ke Bengkulu, Kiai Ma'ruf Amin Optimistis Menang 70%

Rabu, 20 Maret 2019 - 22:55 WIB
Berkunjung ke Bengkulu,...
Berkunjung ke Bengkulu, Kiai Ma'ruf Amin Optimistis Menang 70%
A A A
JAKARTA - Optimisme kemenangan 70% ditiupkan Cawapres 01 KH Ma’ruf Amin (KMA) dari kanal suara Bengkulu. Formulasi terbaik sudah disiapkan untuk mewujudkan target tersebut.

KMA juga tetap mengingatkan grass root untuk mengutamakan keutuhan bangsa dan negara. Tidak ada waktu jeda bagi KMA. Usai kembali dari safari politik di Jawa Timur, KMA sudah berada di Bengkulu.

Kehadiran KMA di Bumi Rafflesia untuk menguatkan suara dukungan, Rabu (20/3/2019). Berada di Bengkulu, KMA menghadiri dialog Kerukunan Umat Beragama. Agenda tersebut digelar di Grage Hotel, Bengkulu.

KMA bergabung juga dalam agenda Seminar Ekonomi Syariah. Saat bertemu dengan publik Bengkulu, KMA menyampaikan optimismenya. Paslon 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin yakin bisa menang 70% di Bengkulu dalam Pilpres 2019, 17 April nanti.

"Kami yakin akan menang 70% di Bengkulu. Masyarakat Bengkulu ini luar biasa. Kami sudah siapkan strategi untuk bisa menang di Bengkulu," ungkap KMA.

Untuk mewujudkan target tersebut, konsep kampanye door to door dinilainya tetap efektif. Apalagi, KMA sudah mengenal betul karakter pemilih di wilayah Bengkulu.

"Kami akan lakukan berbagai cara untuk menyampaikan program dan memberi pemahaman pada masyarakat. Mendatangi mereka secara langsung sangat efektif. Kami bisa lebih tegas karena karakter masyarakat Sumatera khas," jelas KMA.

KMA menegaskan, kerja besar sudah dilakukan oleh Jokowi di periode sebelumnya. Karya nyata Jokowi ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Langkah besar Jokowi tersebut pun menjadi pondasi bagi kemajuan Indonesia. Dan, peluang untuk meneruskan kerja nyata Jokowi terbuka saat ini.

"Apa yang sudah dilakukan Pak Jokowi harus dihargai. Sekaranglah momentum untuk melanjutkannya," tegasnya.

Namun, terlepas dari apapun, KMA tetap mengingatkan elemen bangsa untuk tetap bersatu. Mengindari konflik. Tidak terpecah oleh perbedaan pandangan selama proses Pilpres dan Pileg 2019.

"Kita harus menjaga dan merawat keutuhan bangsa ini. Konflik harus dicegah. Paham-paham intoleran itu harus dilawan, siapapun yang meniupkannya," ujar KMA.

Sebagai negarawan, KMA pun mengingatkan 4 elemen yang harus dijaga dalam membina kerukunan. Hal ini sebagai jaminan solidnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pertama, adalah bingkai politik.

KMA menjelaskan, Indonesia memiliki bingkai politik yang menyatukan seluruh bangsa dan ada kerukunan beragama di dalamnya. Kerukunan ini menjadi elemen penting bagi sebuah negara.

"Stabilitas keamanan negara harus diutamakan. Salah satu kuncinya itu adalah kerukunan antar umat beragama. Untuk itu, potensi konflik-konflik antar umat beragama dalam masyarakat harus dicegah," kata Kiai asal Tangerang Banten ini.

KMA lalu memberi iustrasi. Indonesia pernah mengalami kerusuhan. Penyebabnya adalah sentimen agama, yaitu Poso dan Ambon. Hal ini tentu menjadi pelajaran berharga. Tujuannya, agar kejadian serupa tidak lagi terulang.

Bingkai lainnya adalah yuridis. KMA menerangkan, harus ada upaya untuk menangkal masuknya ideologi yang melahirkan kelompok intoleran.

"Sikap intoleran yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 harus ditangkal. Soal khilafah itu tidak usah petenteng-petenteng. Proporsial saja yang tidak menyalahi kesepakatan. Kalau orang sudah enyalahi kesepakatan, NKRI bisa bubar. Hal ini harus dicegah," ucap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.
(maf)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved