Bawaslu Didesak Berani Ungkap Dugaan Pelanggaran Acara Munajat 212

Rabu, 13 Maret 2019 - 17:54 WIB
Bawaslu Didesak Berani...
Bawaslu Didesak Berani Ungkap Dugaan Pelanggaran Acara Munajat 212
A A A
JAKARTA - Munajat 212 yang diselenggarakan di Silang Monas 21 Februari 2019 dinilai terindikasi jelas menjadi ajang kampanye politik terselubung salah satu pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres).

Padahal acara munajat sebagai kegiatan keagamaan seharusnya tidak terkotori oleh kepentingan politik.

Forum Ukhuwah Pengurus dan Imam Masjid (Furuia) bersama Insan Hafidz Alumni Kampus Al-Quran PTIQ menilai indikasi kampanye politik dalam acara ibadah tersebut tampak dari ketidakberimbangan undangan dan pengisi acara yang lebih banyak hadir dari kelompok pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tidak hanya itu, perbuatan nista yang membungkus agama untuk kepentingan politik ini juga terlihat dalam penggunaan simbol-simbol serta content kampanye yang disampaikan oleh para pengisi acara seperti Neno Warisman, Fadli Zon, Zulkifli Hasan," kata Ketua Umum Furuia, Ahmad Hariri dalam keterangan persnya yang diterima SINDOnews, Rabu (13/3/2019).

Menurut dia, kegiatan ini sudah meresahkan banyak pihak karena menjadikan agama hanya untuk kepentingan politik.,

Oleh karena itu, kata dia, Furuia dan Insan Hafidzd Alumni PTIQ mendukung Bawaslu DKI Jakarta bertindak tegas dan transparan atas indikasi pelanggaran yang terajdi pada kegiatan Munajat 212.

"Sekaligus memberikan support bahwa Bawaslu jangan takut meski Neno Warisman berani mengancam Tuhan," tuturnya.
Mereka pun meminta Bawaslu DKI Jakarta bertindak tegas dan adil dalam menegakkan peraturan-peraturan.

"Segera memberikan sanksi keras kepada siapa pun yang melanggar aturan saat acara munajat 212 dilaksanakan. Bawaslu harus berani dan transparan dalam mengungkap indikasi pelanggaran kampanye yang terajdi pada kegiatan Munajat 212," kata Hariri.
(dam)
Berita Terkait
Bawaslu Pimpin Global...
Bawaslu Pimpin Global Network on Electoral Justice hingga 2023
Jadwal Pemilu 2024 Belum...
Jadwal Pemilu 2024 Belum Juga Ditetapkan, Ini Sikap Bawaslu
Tak Beri Efek Jera,...
Tak Beri Efek Jera, Bawaslu: Sanksi Pidana di Pemilu Tak Efektif
Hindari konflik, Bawaslu...
Hindari konflik, Bawaslu Harap Ada Aturan Teknis Antar Penyelenggara Pemilu
Putusan Bawaslu yang...
Putusan Bawaslu yang Nyatakan KPU Langgar Administrasi Pemilu Bersifat Erga Omnes, Ini Penjelasannya
Bawaslu: Potensi Kecurangan...
Bawaslu: Potensi Kecurangan di Pemilu 2024 Akan Tetap Ada
Berita Terkini
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved