Relawan Japri Luncurkan Aplikasi Pemantauan Pemilu

Rabu, 06 Maret 2019 - 18:43 WIB
Relawan Japri Luncurkan...
Relawan Japri Luncurkan Aplikasi Pemantauan Pemilu
A A A
JAKARTA - Pemilu 2019 merupakan pesta demokrasi masyarakat Indonesia, termasuk bagi kaum milenial. Data Pemilih Tetap (DPT) yang masuk dalam kategori milenial mencapai sekitar 50 juta orang.

Jumlah ini tentu menjadi fokus potensial para kandidat legislator maupun capres-cawapres untuk menjaring simpati.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Afifudin mengatakan, saat ini terdapat 40 lembaga pemantau pemilu yang sudah terverifikasi di Bawaslu dan berpartisipasi dalam pengawasan.Sampai saat ini terdapat 1.200 laporan yang masuk ke Bawaslu dan sedang ditindak lanjuti.
"Dari jumlah tersebut, hanya 400 laporan pelanggaran yg di kirim oleh relawan/masyarakat. Sisanya dari temuan petugas di lapangan. Artinya, partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan pengawasan pemilu terlihat masih sangat rendah" ujar Afifudin kepada wartawan usai acara Diskusi Pemilih Cerdas, di Swiss Bel Hotel Kalibata, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau dan Riset Indonesia Japri, Zaenal Lutfi mengatakan partisipasi milenial sangat di butuhkan untuk ikut berperan aktif sebagai subjek pengawasan dalam mengawal suksesnya Pemilu 2019.

"Generasi milenial yang identik dengan aktivitas media sosial harus didorong dan diberikan wadah untuk memproduksi konten yang positif. Tidak saja terlibat dalam hiruk pikuk kampanye dukung mendukung tapi juga terlibat pengawasan" ujarnya.

Fungsi pengawasan ini, lanjut Lutfi, cukup strategis sebagai bagian dari peran aktif generasi muda untuk ikut serta dalam pesta demokrasi."Objektivitas kaum milenial memiliki karakteristik pemilih yang rasional, tidak bisa didikte dalam hal pilihan politik tentu menjadi dasar yang kuat untuk menjadi relawan Japri,” ujar Lutfi.
Di saat yang sama, praktisi hukum Unair,Edward Dewaruci menilai kehadiran Japri yang dikenal dengan Japri diharapkan dapat menjadi garda depan pengawasan yang lahir dari masyarakat.

"Era milenial ini harus disikapi dengan hal positif, dan saya pikir, Japri memberikan inovasi luar biasa dalam konteks user generated content berbasis IT " ujar Edward.

Acara diskusi pemilih cerdas ini juga dibarengi dengan soft launching aplikasi Japri. Aplikasi Japri akan mempermudah masyarakat dalam melaporkan pelanggaran yang di lapangan.Laporan yang masuk akan terhubung dengan dashboard yang dapat di pantau oleh Bawaslu dan Kornas Japri.Untuk saat ini tersedia versi Beta, sehingga relawan yang sudah terdaftar sudah bisa menggunakan Aplikasi Japri.
(dam)
Berita Terkait
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Lumbung Suara PDIP di...
Lumbung Suara PDIP di Jakarta pada Pemilu 2019, Paling Banyak di Dapil 10
Mengenal Profil Partai...
Mengenal Profil Partai Gelora, dari Sejarah, Struktur, Asas hingga Jatidiri
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved