Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Masih Ungguli Prabowo-Sandi

Selasa, 05 Maret 2019 - 19:04 WIB
Survei LSI Denny JA:...
Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Masih Ungguli Prabowo-Sandi
A A A
JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei mengenai elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019, dengan pertanyaan Jika pemilu Presiden dilaksanakan pada hari ini siapa yang anda pilih?

Hasilnya, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat dukungan sebesar 58,7 persen. Sementara itu, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat dukungan sebesar 30,9 persen.

"Responden yang belum memutuskan, merahasiakan, atau tidak menjawab menjawab sebesar 9,9 persen," ujar peneliti LSI Ardian Sopa di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).

Besaran dukungan, baik terhadap paslon nomor urut 01 dan 02, serta responden yang tidak menjawab dukungan belum mencakup 100 persen jumlah responden. Sebab LSI Denny JA menambahkan jumlah suara tidak sah dalam survei ini.

"LSI mencoba memotret secara lebih akurat, dengan menggunakan simulasi menyodorkan kertas suara dalam kegiatan survei. Hasilnya, suara tidak sah tercatat sebesar 0,5 persen," ungkapnya.

Ardian melanjutkan, survei ini belum pasti menggambarkan besaran dukungan pasangan capres-cawapres. Mengingat, masih ada masa kampanye yang berjalan 43 hari lagi. Namun, hal ini bisa diprediksi pada tren elektabilitas.

Diketahui, dalam 3 bulan terakhir, Jokowi-Ma'ruf mendapat dukungan sebesar 53,2% pada November 2019, 54,2% pada Desember 2018, dan 54,8% pada Januari 2019.

Sementara, Prabowo-Sandi mendapat dukungan sebesar 31,2% pada November 2019, 30,6% pada Desember 2018, dan 31% pada Januari 2019.

"Tren elektabilitasnya ada yang naik dan ada yang turun, tapi jaraknya relatif stabil yaitu di atas 20 persen. Jika dilihat tren ini sebenarnya pertarungan sudah selesai. Tapi, namanya politik sangat dinamis. Kita harus menunggu hasil resminya dari KPU," jelas dia.

Survei dilakukan pada 18 - 25 Februari 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Margin of error survei ini adalah 2.9%. Selain itu survei ini juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.
(pur)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Kepada Deddy Corbuzier,...
Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi
Berita Terkini
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved