Gerah Dituduh Serang Pribadi, Tim Jokowi Beri Contoh Pertanyaan Ini
Kamis, 21 Februari 2019 - 21:13 WIB
Gerah Dituduh Serang Pribadi, Tim Jokowi Beri Contoh Pertanyaan Ini
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Joko Widodo (Jokowi) dalam debat kedua Pilpres 2019 yang menyebut Prabowo Subianto memiliki tanah ratusan ribu hektare dinilai tidak termasuk kategori menyerang secara personal.
Pertanyaan yang menyerang pribadi dinilai bila mempertanyakan tentang kehidupan pribadi sesorang, seperti keluarga dan rumah tangga.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Eriko Sotarduga menyikapi banyaknya tudingan yang menyebut Jokowi melontarkan pertanyaan pribadi kepada Prabowo saat debat kedua pilpres.
"Kalau mau pribadi harusnya gini 'kenapa Anda (Prabowo-red) enggak punya istri? mohon maaf. Tapi sekali lagi, ini persepsi," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Eriko Sotarduga saat berbicara dalam acara dikusi di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).
Eriko pun menyebut setiap pihak boleh menyampaikan persepsi masing-masing. Termasuk menyebut pernyataan Jokowi bagian dari serangan personal.
Namun politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai Jokowi hanya menjawab kritik Prabowo mengenai program bagi-bagi sertifikat.
Menurut dia, kritik tersebut tidak relevan karena Prabowo dianggap bagian dari orang-orang kelas atas yang menguasai lahan dalam jumlah besar.
"Ini kan merespons pembagian sertifikat, bagaimana nanti ke depannya, itu yang mau disampaikan bahwa ini sesuatu yang dilakukan bagaimana anda sampaikan sesuatu tapi anda sendiri punya lahan besar," tutur Eriko.
Pertanyaan yang menyerang pribadi dinilai bila mempertanyakan tentang kehidupan pribadi sesorang, seperti keluarga dan rumah tangga.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Eriko Sotarduga menyikapi banyaknya tudingan yang menyebut Jokowi melontarkan pertanyaan pribadi kepada Prabowo saat debat kedua pilpres.
"Kalau mau pribadi harusnya gini 'kenapa Anda (Prabowo-red) enggak punya istri? mohon maaf. Tapi sekali lagi, ini persepsi," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Eriko Sotarduga saat berbicara dalam acara dikusi di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).
Eriko pun menyebut setiap pihak boleh menyampaikan persepsi masing-masing. Termasuk menyebut pernyataan Jokowi bagian dari serangan personal.
Namun politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai Jokowi hanya menjawab kritik Prabowo mengenai program bagi-bagi sertifikat.
Menurut dia, kritik tersebut tidak relevan karena Prabowo dianggap bagian dari orang-orang kelas atas yang menguasai lahan dalam jumlah besar.
"Ini kan merespons pembagian sertifikat, bagaimana nanti ke depannya, itu yang mau disampaikan bahwa ini sesuatu yang dilakukan bagaimana anda sampaikan sesuatu tapi anda sendiri punya lahan besar," tutur Eriko.
(dam)