Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, TKN: Kalah Debat Dicari Politik Kambing Hitam

Selasa, 19 Februari 2019 - 14:05 WIB
Jokowi Dilaporkan ke...
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, TKN: Kalah Debat Dicari Politik Kambing Hitam
A A A
JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 01, Jokowi dilaporkan Tim Advokasi Indonesia Bergerak (Taib) karena dianggap menyerang secara personal kepada Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam debat terkait kepemilihan lahan ratusan ribu hektar yang dimiliki Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH. Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto meminta semua pihak menjaga kualitas demokrasi sehingga tidak sedikit-sedikit melaporkan, apalagi menerapkan politik kambing hitam melalui tudingan penggunaan alat bantu earpiece.

"Jadi jangan karena kalah dalam persiapan, dalam kapasitas, kemudian dicari politik kambing hitam," kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Terkait dengan penyebutan lahan yang dimiliki Prabowo, Hasto menolak jika hal tersebut dianggap menyerang secara personal. Menurutnya, ikhwal munculnya pernyataan Jokowi dari model ofensif yang dilakukan Prabowo dalam debat.

Menurut Sekjen DPP PDIP itu, meski Prabowo secara ofensif mengenyerang program sertifikasi tanah yang dianggapnya menguntungkan pihak-pihak konglomerasi. Sementara, Jokowi mengatakan, selama pemerintahannya tidak pernah membagi-bagikan tanah untuk kelompok konglomerasi.

Sebaliknya, kata Hasto, penguasaan tanah justeru dimiliki Prabowo yang notabene banyak berbicara mengenai tanah untuk rakyat.

"Kalau Pak Prabowo menanyakan lebih soft itu gak akan muncul persoalan lahan. Ini bukan serangan pribadi, ini adalah fakta dan itulah yang menjadi concern bahwa pesan utamanya Pak Jokowi tidak membuat sebuah kebijakan memberikan lahan-lahan untuk segelintir orang," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Ciptakan Pemilu Jurdil,...
Ciptakan Pemilu Jurdil, Wapres Ma'ruf Amin Minta Pengawas Pemilu 2024 Tegas dan Jeli
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Wapres Maruf Amin: Pilih...
Wapres Ma'ruf Amin: Pilih Capres, Mintalah Fatwa pada Hatimu
Maruf Amin Tegaskan...
Ma'ruf Amin Tegaskan Tak Maju Pilpres 2024: Saya Ini Sudah Tua
Berita Terkini
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Minta DPR Pakai Hak Angket untuk Selesaikan Ketegangan Polri vs Kejagung
Kapolri Tak Hadir di...
Kapolri Tak Hadir di Rapat Satgas PKH, Jubir: Semua Unsur Tetap Terwakili
Istana Belum Terima...
Istana Belum Terima Usulan Jaksa Agung soal Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved