Mendagri Tegaskan ASN Harus Netral dalam Pemilu 2019

Jum'at, 15 Februari 2019 - 23:41 WIB
Mendagri Tegaskan ASN...
Mendagri Tegaskan ASN Harus Netral dalam Pemilu 2019
A A A
JAKARTA - Kemendagri dan BNPP berkomitmen mengawal Pemilu Serentak 2019 serta melaksanakan aspirasi jajarannya dalam menyikapi dinamika politik saat ini jelang 17 April 2019. Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral dalam mengawal Pemilu Serentak 2019.

Hal tersebut terungkap saat Mendagri Tjahjo Kumolo memimpin apel bersama ASN di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Penelolaan Perbatasan (BNPP) dalam Rangka Persiapan Pemilu Serentak 2019. Apel Bersama tersebut digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta (15/2/2019).

Dalam apel tersebut juga dibacakan ikrar bersama. Pengucapan ikrar ini diikuti oleh internal seluruh pejabat dan staf Kemendagri dan BNPP serta siswa IPDN yang ada di Jakarta. Kedua apel ini untuk menyerap masukan-masukan dari seluruh staf Kemendagri dan BNPP.

“Mereka resah setelah mengikuti sekian bulan kampanye Pileg dan Pilpres ini. Alasannya kampanye yang seharusnya kampanye beretika, yang bermartabat, adu konsep, dan adu gagasan ternyata ditengarai banyak hal-hal yang berbau fitnah, yang berujar kebencian, hoaks dan ini harus dihentikan,” kata Tjahjo.

Tjahjo mengatakan, tujuan Pileg dan Pilpres 2019 ini adalah membangun rasa persatuan dan kesatuan. Memilih pemimpin yang amanah. Memilih pemimpin yang punya program untuk bangsa dan negara dalam jangka 5 tahun ke depan. “Sehingga semakin mempercepat perataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dalam apel tersebut, Mendagri dengan seluruh jajaran Kemendagri dan BNPP sepakat mengenakan kaos bertuliskan “Sukseskan Pemilu Pilpres Serentak 2019” di bagian depan. Kemudian “Lawan Hoax, Kampanye Berujar Kebencian, Fitnah” di bagian belakang kaos.

Apel bersama tersebut juga sebagai bagian dari upaya untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat untuk selalu saling mengingatkan jaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah masa kampanye saat ini.

“Kemendagri mengacu pada arahan dari Presiden bahwa harus adu program, adu konsep, adu gagasan. Itu tujuan utama dari Pemilu. Buat apa ada Pileg dan Pilpres, tapi malah merusak rasa persatuan dan kesatuan sesama warga negara Indonesia,” tegas Tjahjo.

Apel ini menurut pandangan Mendagri sebagai bagian nenyukseskan Pileg dan Pilpres dengan demokratis, beretika, bermartabat. “Saya kira ini yang menjadi arahan Presiden kepada jajarannya di pemerintahan,” tandasnya.
(poe)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved