TKN: Militansi Kepala Daerah Pendukung Jokowi Getarkan Kubu 02

Jum'at, 15 Februari 2019 - 14:32 WIB
TKN: Militansi Kepala...
TKN: Militansi Kepala Daerah Pendukung Jokowi Getarkan Kubu 02
A A A
JAKARTA - Langkah kubu pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang melakukan gugatan atas deklarasi dukungan kepada pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin dianggap sia-sia. Sebaliknya, upaya 02 justru menumbuhkan militansi para kepala dalam head to head langsung dengan Prabowo-Sandi.

"Tim Prabowo-Sandi makin panik dan menerapkan strategi gugat kepala daerah yang terbukti malah menjadi bumerang, menjadi arus balik yang memerkuat Jokowi," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto dalam pers rilisnya, Jumat (15/2/2019).

(Baca juga: Tim Jokowi-Ma'ruf: Insya Allah Menang di Jabar, Jateng, dan Jatim)


Hasto menegaskan, para kepala daerah pendukung Jokowi makin militan. Menurutnya, seluruh kepala daerah pendukung Jokowi memiliki pengalaman konkret bagaimana kepemimpinan Jokowi sangat responsif terhadap aspirasi daerah.

"Jadi ketika kepala daerah pendukung Paslon 01 ditekan kubu Prabowo-Sandi, semakin mantap bagi mereka untuk bergerak memenangkan Pak Jokowi. Inilah kesalahan strategi kubu Prabowo-Sandi," ucapnya.

Hasto bahkan balik menantang kubu Prabowo-Sandi untuk berani menampilkan kepala daerahnya. Sekjen DPP PDIP itu mempersilakan tim Prabowo-Sandi untuk menyebut mana kepala daerah pendukungnya yang berprestasi. (Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf Ungkap Sekarang Sudah Perang) Secara pribadi, Hasto mempersilakan kepada Gerindra dan PKS melakukan deklarasi yang sama, sekaligus menyebut mana kepala daerahnya yang berprestasi dan kepala daerahnya yang benar-benar kader asli Gerindra dan PKS yang menunjukkan kualifikasi kepemimpinan sebagaimana ditunjukkan oleh Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Abdullah Azwar Anas, Ridwan Kamil, Hasto Wardoyo, Prof Nurdin Abdullah, dan lain-lain.

"Mayoritas kepala daerah dukung Jokowi karena alasan rasional, yakni prestasi Jokowi dan hubungan sinergis yang berkemajuan antara pusat dan daerah. Semua karena prestasi," paparnya.

Karenanya, menurut Hasto, jangan hanya karena tidak punya kepala daerah yang hebat, lalu Tim Prabowo-Sandi main lapor dengan minim bukti. "Seluruh tim hukum Tim Kampanye Jokowi-KH Maruf Amin akan memberikan dukungan advokasi maksimal kepada para kepala daerah yang digugat kubu Prabowo," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Minta DPR Pakai Hak Angket untuk Selesaikan Ketegangan Polri vs Kejagung
Kapolri Tak Hadir di...
Kapolri Tak Hadir di Rapat Satgas PKH, Jubir: Semua Unsur Tetap Terwakili
Istana Belum Terima...
Istana Belum Terima Usulan Jaksa Agung soal Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved