Hary Tanoesoedibjo: 2019 Kesempatan Indonesia Tingkatkan Ekspor

Rabu, 13 Februari 2019 - 01:30 WIB
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: 2019 Kesempatan Indonesia Tingkatkan Ekspor
A A A
KENDARI - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo berharap pada tahun 2019 ini kinerja ekspor Indonesia bisa meningkat, seiring dengan tuntasnya perang dagang Amerika Serikat dan China.

"Saya harap 2019 ekonomi dunia mulai stabil, trade war sudah selesai. Semua pihak bisa berkonsentrasi berdagang. Ini kesempatan Indonesia meningkatkan ekspornya," ungkap Hary Tanoesoedibjo seusai konsolidasi dan pemberian pembekalan caleg Partai Perindo untuk pemenangan Pemilu 2019 di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Selasa (12/2/2019).

Diketahui tahun 2018, Indonesia mencatatkan penurunan ekspor sebesar 1,04% year on year (yoy), sedangkan impor mengalami peningkatan signifikan, yaitu 12,10% yoy. HT mengatakan, penyebab penurunan ekspor harus diketahui akar permasalahannya, sebab penurunan ekspor bisa diakibatkkan oleh berbagai sebab.

"Kalau permintaan ekspor turun, kita cari pasar baru. Kalau daya saing kita turun, kita benahi. Bagaimana bisa lebih produktif, lebih murah, dengan kualitas tetap sama," kata HT.

Tantangan lainnya adalah Indonesia bisa mengekspor barang jadi di berbagai sektor mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan hingga pertambangan. Untuk perikanan misalnya, mulai dari penangkapan ikan, cold storage hingga pengolahan harus dilakukan di Indonesia.

"Ke depan, kita harus mampu menggeser dari ekspor barang mentah ke barang jadi. Menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja," ujar HT. Di sisi lain, peningkatan impor harus diwaspadai, karena hal ini bisa menggerus devisa. Bila devisa tergerus, hal ini akan mempengaruhi nilai tukar rupiah di pasar. Tergerusnya devisa, akan menurunkan nilai tukar rupiah.

HT melanjutkan, ekonomi harus memperhatikan berbagai aspek secara keseluruhan. "Fokus pembangunan ekonomi harus berpusat pada peningkatan konsumsi masyarakat, belanja negara, investasi asing dan dalam negeri dan ekspor serta pengurangan impor," ujar HT.

Untuk meningkatkan konsumsi, daya beli masyarakat harus diperbaiki, khususnya di beberapa daerah yang timpang, karena penurunan di sejumlah sektor. Untuk itu, diperlukan distribusi proyek yang merata di setiap daerah untuk mempertahankan daya beli masyarakat. Investasi luar negeri dan dalam negeri juga harus digalang, dicari kiat-kiatnya agar tiap daerah bisa meningkat.

Kedatangan HT di Sultra adalah rangkaian perjalanan HT yang akan berkeliling ke seluruh 80 Dapil di seluruh Indonesia guna bertemu langsung dengan caleg-caleg Partai Perindo. Hal ini guna mendengarkan perkembangan di lapangan dan memaksimalkan kerja-kerja caleg dengan cara yang efektif.

Kehadiran HT sekaligus menjadi contoh bagi kader Perindo untuk terjun langsung ke lapangan. Di setiap daerah, HT juga selalu turun ke masyarakat, ke sentra-sentra UMKM yang turut menjadi penggerak ekonomi Indonesia.
Perhatian HT kepada pedagang-pedagang kecil diwujudkan HT dengan mendengarkan segala permasalahan-permasalahan mereka, seperti di Kendari, HT singgah mencicipi kuliner khas, yaitu Pisang Epe di Kendari Beach.
(whb)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Unggul Suara dari Partai...
Unggul Suara dari Partai Lain, Direktur DEEP Tulis Jurnal Branding Partai Perindo
Tiba di KPU, Hary Tanoesoedibjo...
Tiba di KPU, Hary Tanoesoedibjo Optimis Perindo Dapatkan Dua Digit Kursi di Pemilu 2024
Usai Rakor Pemenangan...
Usai Rakor Pemenangan Perindo 2024, Hary Tanoesoedibjo Tegaskan Mesin Partai Harus Kuat
Ini Cara Hary Tanoesoedibjo...
Ini Cara Hary Tanoesoedibjo Mempercepat Kesejahteraan Masyarakat
Partai Perindo Optimistis...
Partai Perindo Optimistis Songsong Pemilu 2024
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved