TKN Jokowi-Ma'ruf Jemput Suara hingga ke Philadelphia

Selasa, 12 Februari 2019 - 10:55 WIB
TKN Jokowi-Maruf Jemput...
TKN Jokowi-Ma'ruf Jemput Suara hingga ke Philadelphia
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus bergerak untuk meraup suara pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Bahkan, upaya itu dilakukan hingga ke Philadelphia, Amerika Serikat. Dipimpin mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lufhfi, TKN berdialog dengan warga negara Indonesua yang jumlah sekitar 4.000 di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan di area McKean, South Philly itu masyarakat Indonesia mengungkapkan kekhawatirannya menyalurkan suara dalam pilpres kali ini. “Tolong yakinkan kami yang Tionghoa dan Kristen ini, apakah keamanan kami akan terganggu bila memilih Pak Jokowi? Karena kami merasakan ancaman, kami takut nyoblos, Pak,” ungkap Aldo, warga Indonesia yang telah lama menetap di Philadelphia.

Menanggapi pertanyaan itu, Muhammad Lutfi menegaskan Salah satu misi Nawacita pasangan Jokowi-Ma'ruf adalam melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga.

Sementara itu, Wakil Direktur Penggalangan Perempuan TKN Lathifa Al Anshori mengungkapkan adanya strategi firehose of falsehood atau selang air comberan yang digunakan oleh lawan politik Joko Widodo ini.

Menurut dia, secara tidak sadar, cara tersebut mengganggu segmen minoritas. “Pemilu kali ini perang psikologi. Jadi tanpa disadari, sudah sejak lama bapak dan ibu dijejali informasi-informasi yang mampu melahirkan ketakutan tersebut," tuturnya.

Dia mengutip survey yang dirilis Denny JA yang menyebutkan persentase pemilih Jokowi- Ma’ruf Amin dari segmen minoritas mencapai 86,5%. “Karena jumlah pendukung yang tinggi di segmen ini, maka lawan politik sengaja ingin membuat Bapak-Ibu merasa terancam hingga tak ingin ke TPS supaya suara Pak Jokowi berkurang,” tuturnya.

Keikutsertaan aktris legendaris Christine Hakim membuat masyarakat Indonesia di Philadelphia histeris dan bersuka cita. Agenda pertemuan yang berlangsung pada hari minggu ini ditutup dengan menyanyikan lagu Tanah Airku dan Indonesia Pusaka yang menciptakan susasan haru kalangan diaspora Indonesia di Amerika Serikat.
(dam)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved