Hadiri Istighosah, Ma'ruf: Berharap Nanti Ada Kader NU Jadi Presiden

Sabtu, 02 Februari 2019 - 15:15 WIB
Hadiri Istighosah, Maruf:...
Hadiri Istighosah, Ma'ruf: Berharap Nanti Ada Kader NU Jadi Presiden
A A A
JAKARTA - Cawapres nomor urut 01, KH Maruf Amin menghadiri istighosah dan doa untuk bangsa dalam rangka Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-93 tahun di Gelanggang Remaja Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).

Nampak ratusan Nahdliyin dan warga Jakarta Pusat tumpah ruah di dalam gedung gelanggang remaja. Acara ini pun didahului menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan bernyanyi mars Ya Lal Wathon.

Dalam sambutannya, cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin meminta kepada Nahdliyin dan warga yang hadir untuk mendukung dan mendoakan dirinya karena telah ditunjuk oleh capres Joko Widodo untuk mendampingi.

"Mohon dukungan kepada seluruh hadirin supaya saya sekarang ini diajak oleh Jokowi jadi wakil presiden," kata KH Ma'ruf.

Siap mendoakan? Siap mendukung," tanyanya. "Siap," teriak peserta acara.

Ma'ruf menyebut, banyak yang bertanya kenapa bisa Jokowi memilihnya, padahal kata dia, saat itu dirinya menjabat sebagai ketua MUI serta Rais Aam PBNU.

"Karena pak Jokowi menghormati dan menghargai NU karena itu saya anggap ini penghargaan. Kalau ini saya jadi wakil mudah-mudahan nanti adalagi NU yang jadi presiden. Siapa tau presidennnya dari Jakarta Pusat," ujarnya.

Selain itu, mantan Rais Aam ini mengatakan bahwa alasannya menerima pinangan Jokowi, karena dirinya menganggap Jokowi sangat menghormati ulama. Padahal kata dia, Jokowi bisa saja mengambil dari pihak lainnya misal politikus dan pengusaha.

"Ada yang bilang harus didukung oleh ulama padahal itu dari dulu ulama tukang dukung kalau dukung selalu dukung. Tapi pak Jokowi tidak hanya minta dukungan ulama tapi menggandeng ulama makanya nahdliyin wakilnya saya mewakili ulama. Kok katanya anti ulama, loh wakilnya saja ulama," ungkapnya.

"Mudah-mudahan ulama ini nanti adalagi ke depan yang bukan jadi wakil tapi presiden makanya ulama harus siap jadi apa saja," tutupnya.
(pur)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved