Wiranto Imbau Pilih Pemimpin Punya Rekam Jejak Jelas
Selasa, 29 Januari 2019 - 13:20 WIB
Wiranto Imbau Pilih Pemimpin Punya Rekam Jejak Jelas
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengungkapkan, rakyat harus memilih pemimpin yang memastikan Indonesia terus maju pada Pemilu 2019, bukan sebaliknya mengalami kemunduran.
Pilih pemimpin yang cerdas, berkompeten, berkualitas dan memiliki rekam jejak jelas. Menurut dia, peristiwa pesta demokrasi lima tahunan ini sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara.
"Pilih pemimpin yang memiliki kompetensi, kualitas, track record yang jelas. Karena itu kami mengajak semua masyarakat, rakyat Indonesia harus tahu pemimpin mana yang dipilih eksekutif, legislatif," tutur Wiranto saat memberikan pengarahan di acara rapim Polri-TNI di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2019).
Untuk itu, Wiranto meminta seluruh aparat TNI-Polri menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah dan penyelenggara serta peserta pemilu di seluruh daerah untuk memberikan gambaran pemilu yang sukses.
"Saya tekankan ke seluruh aparat, prajurit di daerah untuk bersinergi dengan pemerintah setempat. Juga dengan KPU, Bawaslu, pimpinan partai politik, masyarakat," ungkapnya.
(Baca juga: Kubu 02 Yakin Pendukung PBB Pilih Prabowo-Sandi)
Lebih jauh Wiranto mengatakan, Polri dan Bawaslu telah mengantongi data daerah-daerah yang dinilai rawan saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Bersamaan dengan itu aparat telah menetralisir kerawanan tersebut sejak 6 bulan sebelum hari H pemilu.
"Semua sudah dipetakan sehingga di hari H bisa zero, supaya ancaman sangat kecil," katanya.
Wiranto menjelaskan, untuk Bawaslu, kerawanan dilihat dari segi proses distribusi logistik pemilu dan kesiapan pelaksanaan pencoblosan.
"Bawaslu juga sudah melakukan survei indeks kerawanan pemilu, tapi bukan dari sisi keamanan. Tapi dari segi penyelengaraannya, dari sisi kotak suara belum beres, daftar pemilih belum beres, dan sebagainya," jelasnya.
Pilih pemimpin yang cerdas, berkompeten, berkualitas dan memiliki rekam jejak jelas. Menurut dia, peristiwa pesta demokrasi lima tahunan ini sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara.
"Pilih pemimpin yang memiliki kompetensi, kualitas, track record yang jelas. Karena itu kami mengajak semua masyarakat, rakyat Indonesia harus tahu pemimpin mana yang dipilih eksekutif, legislatif," tutur Wiranto saat memberikan pengarahan di acara rapim Polri-TNI di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (29/1/2019).
Untuk itu, Wiranto meminta seluruh aparat TNI-Polri menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah dan penyelenggara serta peserta pemilu di seluruh daerah untuk memberikan gambaran pemilu yang sukses.
"Saya tekankan ke seluruh aparat, prajurit di daerah untuk bersinergi dengan pemerintah setempat. Juga dengan KPU, Bawaslu, pimpinan partai politik, masyarakat," ungkapnya.
(Baca juga: Kubu 02 Yakin Pendukung PBB Pilih Prabowo-Sandi)
Lebih jauh Wiranto mengatakan, Polri dan Bawaslu telah mengantongi data daerah-daerah yang dinilai rawan saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Bersamaan dengan itu aparat telah menetralisir kerawanan tersebut sejak 6 bulan sebelum hari H pemilu.
"Semua sudah dipetakan sehingga di hari H bisa zero, supaya ancaman sangat kecil," katanya.
Wiranto menjelaskan, untuk Bawaslu, kerawanan dilihat dari segi proses distribusi logistik pemilu dan kesiapan pelaksanaan pencoblosan.
"Bawaslu juga sudah melakukan survei indeks kerawanan pemilu, tapi bukan dari sisi keamanan. Tapi dari segi penyelengaraannya, dari sisi kotak suara belum beres, daftar pemilih belum beres, dan sebagainya," jelasnya.
(maf)