Tokoh Pejuang Sayidiman Titipkan Masyarakat Pancasila untuk Jokowi-JK

Minggu, 27 Januari 2019 - 15:52 WIB
Tokoh Pejuang Sayidiman...
Tokoh Pejuang Sayidiman Titipkan Masyarakat Pancasila untuk Jokowi-JK
A A A
JAKARTA - Tokoh perang masa kemerdekaan Letjen (purn) Sayidiman Suryohadiprojo memberikan buku yang ditulisnya, berjudul Masyarakat Pancasila, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Sedianya, buku itu akan diserahkan kepada Jusuf Kalla dalam kegiatan “Buka Tahun Baru Bersama Ke-14 Tahun 2019” yang digelar Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) di Gedung Dwi Warna Lemhanas RI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat malam (25/1).

Namun, karena Wapres Jusuf Kalla berhalangan hadir, maka Sayidiman menyatakan hendak menitipkan buku tersebut kepada dua wartawan yang masing-masing mewakili Jokowi dan JK. Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Tri Agung Kristanto, yang menjadi pembawa acara dalam kegiatan itu lantas memanggil dua wartawan, Teguh Santosa dan Algooth Putranto.

Teguh didaulat mewakili Jokowi, sementara Algooth mewakili JK. Sebelum menyerahkan buku itu, Sayidiman yang lahir di Bojonegoro pada 21 September 1927 itu menyampaikan keprihatinan dan kekhawatirannya melihat perjalanan bangsa sejauh ini.

“Bisa jadi ini buku terakhir saya. Saya ingin mengatakan sesuatu dengan buku ini. Kita belum juga mencapai apa yang sudah kita cita-citakan ketika kemerdekaan negara ini diproklamasikan,” ujar mantan Gubernur Lemhanas 1974-1978 ini.

Sayidiman mengingatkan bahwa dulu Indonesia lebih maju dari Korea Selatan. Tetapi kini Indonesia harus menerima kenyataan bahwa Korea Selatan telah lebih maju. “Dan bisa-bisa kita akan dilampaui oleh Vietnam,” ujar mantan Dubes RI untuk Jepang ini.

Sayidiman yang pernah menjadi anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dari tahun 1990 hingga 1995 ini kembali mengingatkan betapa persatuan nasional dibutuhkan agar Indonesia benar-benar mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) pada tahun 2012 hingga 2097 ini mengatakan, tidak ada manusia yang sempurna. “Semua orang memiliki kehebatan, dan semua orang memiliki kekurangan. Karena itulah kita harus bersatu,” ujar Sayidiman denga suara tetap menggelegar meski usia telah mencapai 91 tahun di hadapan lebih dari 200 wartawan Katolik yang hadir di situ.

Buku Masyarakat Pancasila yang diterbitkan oleh Penerbit Altheras ini ditulis Sayidiman tahun lalu di tengah kegelisahan yang kini menghantuinya. “Saya titipkan buku ini agar disampaikan kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla,” kata dia lagi.

Dua tokoh wanita yakni mantan Ibu Negara Sinta Nuriyah Wahid dan pengusaha kosmetik Martha Tilaar, juga hadir menrima penghargaan dari PWKI. Ibu Sinta Nuriyah Wahid, ketika diminta pesan apa untuk PWKI, dengan lugas mengatakan agar wartawan jujur dalam menyampaian informasi.

Di masa seperti ini, di mana berita hoaks hampir sulit dibendung, wartawan harus memberikan informasi yang jujur. "Wartawan harus jujur menyampaikan berita. Yang benar harus dikatakan benar dan yang salah dikatakan salah," tuturnya disambut tepuk tangan para wartawan.

Selain mereka bertiga, tokoh-tokoh senior lain yang menerima tropi kehormatan dari PWKI adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif, mantan Rais Syuriah PBNU Ahmad Mustofa Bisri, dan tokoh Katolik, Harry Tjan Silalahi.

Sebelum didaulat “mewakili” Presiden Jokowi, wartawan senior dan Pemimpin Umum RMOL Network Teguh Santosa juga diminta panitia untuk menyerahkan tropi kehormatan kepada tokoh Katolik yang juga tokoh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Hary Tjan Silalahi. Karena berhalangan hadir, Hary Tjan Silalahi diwakili peneliti senior CSIS, J. Kristiadi.
(don)
Berita Terkait
Melintas di Sarinah,...
Melintas di Sarinah, Jokowi Buka Kaca dan Lambaikan Tangan ke Warga
Momen Jokowi Disambut...
Momen Jokowi Disambut Warga saat Menuju Pelantikan Prabowo-Gibran
12 Dubes Dilantik Presiden...
12 Dubes Dilantik Presiden Jokowi, Ada Jubir Kemenlu
Jokowi Lantik Enam Menteri...
Jokowi Lantik Enam Menteri Baru Kabinet Indonesia Maju
Momen Jokowi Pamitan...
Momen Jokowi Pamitan ke Warga Sebelum Pulang ke Solo
Dilantik Jokowi, Ini...
Dilantik Jokowi, Ini Jajaran Dewas-Direksi Dua BPJS
Berita Terkini
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved